Polda Papua Harapkan Sinergitas Pengamanan untuk Penginapan Atlet PON XX

  • Whatsapp
MASKOT Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Drawa (kiri) dan Kangpho (kanan) terpasang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (14/7/2021) sebagai salah satu upaya promosi PON yang sempat tertunda setahun karena pandemi covid-19. Presiden Joko Widodo memastikan PON XX Papua tetap akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021. foto: antaranews

JAKARTA – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri meminta kontingen yang akan menghadiri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua berkoordinasi dengan otoritas keamanan daerah asal untuk mengamankan penginapan atlet.

Meski keamanan di Papua telah dijamin, setiap kontingen diharapkan membawa pengamanan masing-masing. Sehingga, Irjen Pol Fakhiri mengatakan pengamanan yang digelar oleh Polda Papua dapat berfokus pada pengamanan di luar wilayah penginapan atlet, termasuk venue pertandingan.

Bacaan Lainnya

“Kita dari Polda Papua sudah meminta kepada bapak Kapolri untuk meneruskan kepada semua kontingen-kontingen yang akan hadir di tanah Papua, begitu juga berkoordinasi dengan kepolisian dan kodam setempat, untuk membawa pengamanan internal dari daerah masing-masing,” kata Fakhiri dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9), Rabu (14/7/2021).

“Kalau dari Jawa Timur, berarti berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Timur dan Pangdam. Silakan membawa pengamanan internal dari sana untuk mendampingi kontingen dari Jawa Timur, tentunya sampai di Jayapura akan berkoordinasi dengan kami,” lanjut dia.

Secara umum untuk pengamanan PON XX Papua, Irjen Pol Fakhiri menyatakan telah membangun komunikasi intens dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah hingga Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON).

Baca juga :  Polisi Sosialisasi Cegah Penularan Covid-19 di Tempat Keramaian

“Kita bersyukur sampai dengan hari ini, terkait dengan semua bagian pembangunan venue-venue ini bisa berjalan dengan baik, dan secara keseluruhan bisa siap untuk menyelenggarakan PON yang kurang lebih 80 hari lagi akan hadir di tanah Papua,” ujar Fakhiri.

Meski begitu, Kapolda Papua membenarkan bahwa gangguan keamanan memang sempat terjadi, namun jauh dari tempat penyelenggaraan PON XX, yakni kota Jayapura, kabupatan Jayapura, kabupaten Mimika dan kabupaten Merauke.

TANGKAPAN layar Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9), Rabu (14/7/2021).

“Memang betul ada gangguan, tetapi itu bukan di tempat-tempat klaster penyelenggaraan PON, dan itu juga intensitasnya sudah lebih berkurang ke 0,2 persen, jadi tidak terlalu besar, dan jauh dari empat kluster ini,” tutur Irjen Pol Fakhiri, seperti dilansir dari antaranews.

Lebih lanjut, Kapolda Papua mengungkapkan telah menyiapkan personel untuk mengamankan jalannya PON XX yang akan digelar pada 2-15 Oktober 2021. Meski begitu, dia juga berharap peran serta kepala daerah untuk membantu tugas TNI-Polri dalam menjaga keamanan.

“Kita telah menghitung dengan baik, khususnya pengamanan di tanah papua, sekitar kurang lebih 8.394 personil TNI-Polri ditambah dengan mitranya bisa kita lakukan pergelaran baik di masing-masing kabupaten,” ungkap Fakhiri.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Merauke Romanus Mbaraka menegaskan gangguan keamanan tidak terjadi di seluruh wilayah Papua. “Tidak pernah ada kejadian yang menonjol di sini, apalagi menyangkut disintegrasi,” tegas Romanus.

Baca juga :  Polisi Awasi Penerapan Prokes di Objek Wisata

Perihal kesiapan venue, Romanus memastikan sebagian besar venue sudah berada pada tahap akhir atau finishing touch. Salah satu venue, yakni cabang olahraga bermotor, arena balap telah dilakukan uji coba beberapa kali.

“Pada dasarnya, kami sudah siap hampir 95 persen lebih, tinggal finisihing di beberapa tempat atau beberapa venue yang perlu dilaksanakan, dan target kita bulan Agustus semua sudah siap untuk ditempati, baik fasilitas penginapan maupun venue yang ada,” pungkas Romanus. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.