Polda Bali Panen Raya Jagung Dukung Swasembada Pangan

ANGGOTA Polda Bali melakukan panen raya jagung di Denpasar, Kamis (8/1/2026). Foto: ist
ANGGOTA Polda Bali melakukan panen raya jagung di Denpasar, Kamis (8/1/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Polda Bali melakukan panen raya jagung di Asrama Polri Abian Timbul, Denpasar, sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan. Kapolda Bali, Irjen Daniel Adityajaya, saat pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV menyatakan panen raya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan petani lokal di wilayah Bali.

Panen Raya Serentak Kuartal IV dipusatkan di Asrama Polri Abian Timbul, Denpasar, Kamis (8/1). Total lahan jagung yang dipanen pada kegiatan tersebut seluas 0,89 hektar, terdiri atas 0,24 hektar di wilayah Denpasar dan 0,65 hektar di wilayah Bangli. Sepanjang tahun 2025, Polda Bali mengelola lahan jagung seluas 446,54 hektar dengan capaian produksi yang berfluktuasi di setiap kuartal.

Bacaan Lainnya

Pada Kuartal I, panen dilakukan di seluruh lahan seluas 2,5 hektar dengan hasil 15,15 ton. Kuartal II menjadi masa tanam terluas mencapai 324,73 hektar, namun terdampak gagal panen seluas 208,54 hektar sehingga menghasilkan 438,1 ton jagung. Sementara itu, Kuartal III mencatat panen sementara sebesar 133,26 ton dari lahan 92,41 hektar. Capaian tertinggi justru terjadi pada Kuartal IV, dengan hasil panen mencapai 493,40 ton dari lahan yang relatif kecil.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Aryasandi, menjelaskan dalam pelaksanaannya program swasembada pangan di Bali melibatkan 37 Kelompok Tani (Poktan) dengan total 229 petani binaan. Dari sisi potensi lahan, Polda Bali mencatat Lahan Poktan Binaan Polri sebagai kontributor terbesar dengan luas 408,72 hektar.

Selain itu, kata Sandi terdapat potensi Lahan Perhutanan Sosial seluas 366 hektar yang saat ini masih tersedia untuk pengembangan lebih lanjut. Serapan terbesar berasal dari Polres Badung sebanyak 15 ton dan Polres Karangasem sebesar 8 ton. Adapun sisa hasil panen mencapai 532,99 ton dijual langsung oleh petani ke pasar lokal.

Aryasandi mengungkap untuk mendukung produktivitas petani, Polda Bali juga menyalurkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Bantuan tersebut meliputi 481 unit hand sprayer electric, 82 unit pompa air, 30 unit traktor roda dua, 586 sak pupuk, serta 67,5 kilogram bibit jagung.

‘’Polda Bali berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan petani dapat terus diperkuat guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Bali secara berkelanjutan,’’ katanya. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses