PKN dan PSI Buka Peluang Milenial Jadi Caleg

PARTAI PKN saat verifikasi dari KPU. Foto: ist

GIANYAR – Dua partai politik baru, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), memberi kesempatan kepada kaum milenial menjadi calon legislatif (caleg).

Pimpinan Kabupaten Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), I Wayan Ariawan, Selasa (15/11/2022) mengatakan, masih menunggu pengumuman peserta Pemilu tanggal 14 Desember 2022 mendatang. “14 Desember dan 15 Desember pengambilan nomor urut peserta Pemilu,” ujarnya.

Read More

PKN dipastikan lolos verifikasi KPU berdasarkan keputusan yang tertuang dalam surat pengumuman nomor 9/PL.01.1-Pu/2022 bersama 17 partai lainnya. “Bicara target, mungkin nanti kalau sudah ditetapkan sebagai peserta Pemilu. Kami akan kerja keras, semaksimal mungkin biar ada wakil di DPRD kabupaten dan provinsi,” jelasnya.

Menurutnya, peluang menggaet milenial sangat memungkinkan di Gianyar. Asumsi itu terbukti dari partai-partai tergolong baru masih bisa lolos verifikasi, sekaligus menunjukan masih ada ruang di tengah bayang-bayang partai besar. “Tidak ada mahar, yang penting ada kemauan untuk maju dan membesarkan partai PKN,” serunya.

Hal senada dikatakan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Gianyar, Putu Eka Jaya Wirawan. Dia pun menargetkan punya fraksi di DPRD, mengusung Bupati/Wakil Bupati sendiri, DPRD Provinsi 1 kursi, punya fraksi di DPRD Provinsi bersama DPD lain, mengusung Gubernur/Wagub sendiri, DPR RI 1 kursi, mengusung Presiden/Wapres sendiri.

“Namun, kita perlu realistis dengan kondisi di lapangan. Ada beberapa strategi yang sedang kami siapkan dalam pemenangan 2024, dengan menyesuaikan kondisi perpolitikan di Gianyar saat ini,” sebutnya tanpa menjelaskan lebih detail.

Menurutnya Gianyar beda dengan Denpasar, adat di Gianyar masih sangat kuat. Kondisi ini dimaksimalkan seniornya dengan banyak membuat kontrak politik sebagai salah satu konsep yang ingin dikembangkan.

Tapi dengan syarat mengembalikan kemenangan kepada masyarakat. “Sederhananya, kami mau kembali menggaungkan dari rakyat untuk rakyat. Kalau di Bali, mungkin tepatnya dari desa adat untuk desa adat,” lugasnya.

Terkait calon dari milenial, Eka mengatakan anak muda maju lewat PSI sangat terbuka. Hanya, harus mendapat dukungan dari lingkungannya. PSI menyiapkan panggungnya, calonnya dari masyarakat, membuat kesepakatan dengan masyarakat, bekerja untuk masyarakat. “PSI menyiapkan kendaraan untuk orang seperti itu tanpa mahar,” jaminnya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.