PKM di Desa Pemogan, Masyarakat Tak Gunakan Masker Disuruh Balik

  • Whatsapp
PELAKSANAAN PKM di Desa Pemogan. Masyarakat yang tak menggunakan masker diminta balik. Foto: ist
PELAKSANAAN PKM di Desa Pemogan. Masyarakat yang tak menggunakan masker diminta balik. Foto: ist

DENPASAR – Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sesuai Perwali Nomor 32 Tahun 2020 sudah berjalan di Kota Denpasar. Dimana untuk Desa Pemogan  juga  menerapkan PKM di wilayahnya. Dari pantauan Tim Satgas Covid-19 Desa Pemogan pada hari pertama, masih banyak warga yang melintas tidak menggunakan masker.

‘’Hari pertama banyak ditemukan pelanggaran masyarakat yang tidak memakai masker saat melintas di wilayah Desa Pemogan. Yang tidak menggunakan masker kami minta balik arah karena tidak menggunakan masker dan juga ada yang kami suruh push up karena banyak sekali alasan tidak menggunakan masker,’’ jelas Perbekel Pemogan, I Made Suwirya, saat di komfirmasi, Sabtu (20/6).

Lebih lanjut dikatakan, secara umum warga Desa Pemogan menerima dengan positif pelaksanaan PKM ini. Ada dua titik pos jaga yang ada di Desa Pemogan dengan Tim Satgas Covid 19 gabungan, yakni pos jaga di Depan Pura Desa Adat Pemogan dan di Br. Dukuh Pemogan.

Baca juga :  Harga Masker di Karangasem Tembus Rp250 Ribu Per Kotak

‘’Terpenting lagi bagi masyarakat yang akan melintasi pos Satgas Covid-19 di Desa Pemogan agar selalu melengkapi persyaratan, terutama adalah melengkapi diri dengan masker, serta memperhatikan protokol kesehatan,’’ ungkapnya. tra

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.