POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dari tiga wakil Indonesia yang masih bertahan hingga babak perempatfinal, ketiganya lanjut melaju ke semifinal turnamen BWF World Tour Super 300 Macau Open 2026, setelah berhasil mengalahkan lawan-lawannya di semifinal, Jumat (19/6/2026).
Ketiga wakil Merah Putih tersebut yakni Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan (ganda putra), Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi (ganda putri) dan tunggal putra Muhamad Yusuf.
Bermain di Macao East Asian Games Dome, Makau, ganda putra Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, melaju ke babak empat besar, setelah menyingkirkan pasangan Singapura, Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong, dengan dua gim langsung 21-12, 21-19, dalam durasi 31 menit.
Selanjutnya di babak semifinal Sabtu (20/6/2026), Faathir/Devin akan menantang wakil Malaysia Hang Yee Low/Eng Cheong Ng yang mengalahkan rekan senegaranya Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Wee Kiong Tan melalui pertarungan tiga gim 14-21, 21-11, 24-22.
Sementara Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dipaksa bertarung tiga gim sebelum mengatasi perlawanan wakil Thailand Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard. Tiwi/Fadia yang menjadi unggulan pertama di turnamen ini menang dengan skor 21-10, 15-21, 21-10.
Di babak semifinal, Tiwi/Fadia akan bertemu pasangan China Fan Shu Tian Chen/Jia Yue Liu yang maju semifinal setelah mengalahkan rekan senegaranya Li Xi Liao/Shi Yao Shen, dengan dua gim langsung 21-12, 21-10.
Tunggal Putra
Kemenangan paling sensasional diraih tunggal putra Indonesia Muhamad Yusuf, setelah ia menjegal unggulan pertama asal Hong Kong China, Ng Ka Long Angus. Setelah bertarung alot selama 78 menit, Yusuf akhirnya menyudahi perlawanan pemain peringkat ke-25 dunia itu, melalui pertarungan tiga gim 22-24, 21-16, 21-15.
“Pertama-tama bersyukur kepada Allah karena sudah diberikan kelancaran dan bermain tanpa cedera apapun, serta bisa diberikan kemenangan. Pertandingan tadi, saya mencoba untuk tidak terburu-buru matiin lawan dan lebih berani ngadu,” kata Yusuf usai laga.
Kemenangan itu menjadi salah satu hal yang mengejutkan pada babak delapan besar, mengingat Yusuf menghadapi unggulan teratas turnamen BWF Super 300 itu.
Dalam duel tersebut, Yusuf sebenarnya berpeluang merebut gim pertama setelah bangkit dari tekanan awal Angus. Sempat tertinggal, pemain Indonesia itu menemukan ritme permainan dan unggul 11-8 saat interval.
Yusuf bahkan menjauh hingga 15-9 setelah meraih empat poin beruntun. Namun, memasuki fase krusial, fokusnya menurun sehingga Angus mengejar dan memaksakan adu setting sebelum merebut gim pertama 24-22.
“Di game pertama, saya sempat hilang fokus, jadi mainnya kurang sabar. Bisa mengalahkan Ng Ka Long Angus, Alhamdulillah sangat senang dan tidak menyangka juga,” ujar Yusuf, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Pada gim kedua, Yusuf tampil lebih tenang yang meski sempat tertinggal, bisa mengubah tekanan menjadi momentum yang membuat Angus kesulitan mengembangkan pola. Yusuf kemudian merebut tujuh poin beruntun untuk berbalik unggul hingga menutup gim kedua dengan 21-16.
Pada gim penentuan, Yusuf langsung memimpin 6-0 dan mempertahankan keunggulan 11-7 saat interval. Selepas jeda, Yusuf tetap disiplin dan tidak terpancing untuk tergesa-gesa menyelesaikan reli sampai menang 21-15.
Yusuf mengatakan pelatih tunggal putra, Ihsan Maulana Mustofa, mengingatkannya untuk siap bermain lebih lama dan tidak mudah kehilangan kesabaran dalam menghadapi tekanan lawan. “Pelatih sendiri mengingatkan saya untuk bermain lebih sabar dan siap capek saja,” kata pemain berusia 20 tahun ini.
Di babak semiifinal, Yusuf akan bertemu wakil Thailand Kantaphon Wangcharoen. Pemain 27 tahun berperingkat 66 dunia itu maju ke semifinal setelah menyingkirkan wakil Taiwan Yu-Kai Wang dengan dua gim langsung 21-17, 21-10.
Yusuf mengatakan akan berusaha menjaga fokus dan meningkatkan keyakinan diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya. “Untuk besok saya harus lebih fokus lagi dan lebih yakin lagi,” ujar pemain peringkat 52 dunia itu. yes























