Peserta IPU Apresiasi Pemberdayaan Perempuan di Indonesia

KETUA DPR RI, Puan Maharani. Foto: ist

MANGUPURA – Peserta sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 memberikan apresiasinya terhadap pemberdayaan perempuan yang telah dilakukan oleh Indonesia. Hal tersebut disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Salah satu Anggota Parlemen Eswatini, Mkhululi Dlami, menyatakan bahwa pidato yang disampaikan oleh seorang pimpinan parlemen perempuan asal Indonesia itu sangatlah luar biasa.

Bacaan Lainnya

Bahkan Dlami juga menyatakan dengan adanya sosok perempuan seperti Puan Maharani yang memimpin parlemen, berarti sama saja mengindikasikan kalau Indonesia telah berhasil mewujudkan perubahan di dunia perempuan.

“Seorang perempuan bisa menjadi pemimpin assembly mewakili negara besar dan indah seperti Indonesia. Ini indikasi yang baik bahwa ada perubahan di dunia perempuan,” ujarnya.

Menurutnya, sosok Puan adalah wanita yang sangat luar biasa dengan pidatonya yang menggugah. ‘’Pidatonya adalah the speech of a leader,” tegas Dlami.

Pujian tak hanya disampaikan oleh anggota parlemen negara Eswatini saja. Anggota Parlemen Islandia pun memberikan pujian yang serupa. David Gunnlaugsson menyatakan bahwa penampilan Puan dalam pembukaan sidang IPU ke-144 sangatlah mengesankan.

Menurut David Gunnlaugsson, wakil dari Indonesia mampu menjalin hubungan baik dengan berbagai kelompok dari berbagai negara yang sangat beragam.

“Bagus bahwa Indonesia memiliki wakil rakyat yang mampu berhubungan baik dengan kelompok dunia yang sangat beragam, seperti yang tengah berlangsung saat ini,” tutur David.

Baca juga :  Julie Sutrisno Laiskodat: Rebut Kembali Karangasem

Sementara Khaniz Fatina Ahmed selaku Anggota Parlemen Bangladesh beranggapan bahwa sosok seperti Puan Maharani sangatlah menarik sebagai tokoh parlemen perempuan.

Sementara itu, bagi Martin Chungong selaku Sekretaris Jenderal IPU, mengaku sangat suka dengan poin yang dibawakan oleh Ketua DPR RI mengenai kerakyatan.

Lebih lanjut, Martin mengaku dirinya sangatkah setuju dengan gagasan politisi PDI Perjuangan tersebut mengenai dialog sebagai upaya utama dalam menanggulangi konflik. Secara tegas bahwa Sekjen IPU menyatakan kalau wajah dari kesetaraan gender bisa ditunjukkan melalui sosok seperti Puan.

“Kami telah mempersiapkan isu kesetaraan gender sebagai pembahasan. Kami ingin menunjukkan bahwa Puan Maharani adalah wajah kesetaraan gender,’’ kata Martin. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.