Perbaikan Drainase, Jalan Raya Bedulu Ditutup Sehari

  • Whatsapp
DRAINASE yang akan diperbaiki untuk mengatasi banjar di Jalan Raya Bedulu. Foto: adi
DRAINASE yang akan diperbaiki untuk mengatasi banjar di Jalan Raya Bedulu. Foto: adi

GIANYAR – Jalan Raya Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, akan ditutup selama 24 jam pada Rabu (7/10/2020), karena ada perbaikan drainase jalan. Perbekel Desa Bedulu, Putu Ariawan, mengungkapkan, karena perbaikan got dan trotoar di wilayah tersebut dikerjakan selama dua hari, mulai Rabu (7/10/2020) sampai Kamis (8/10/2020).

“Pengerjaannya dilakukan hampir sekitar 24 jam. Karena itu, kami dari Pemerintahan Desa Bedulu, mohon kerjasama dan pengertiannya, karena akan dilakukan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas sementara,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas yang diawali jajaran Polantas Polres Gianyar itu, kata dia, dimulai dari wilayah Semebaung hingga di wilayah Teges Desa Peliatan, Kecamatan Ubud. Untuk jalur dari Gianyar menuju Ubud, sebutnya, akan dialihkan mulai dari Semebaung ke selatan menuju Blahbatuh, dan di pertigaan Sakah ke utara melewati Desa Mas. Ini dilakukan untuk menghindari perlintasan jalan di Uma Telaga, yang akan dilakukan pembongkaran drainase di bawah jalan raya.

Bagi pengguna jalan dari Tampaksiring menuju Kota Gianyar, ungkapnya, bisa melalui perempatan Desa Pejeng ke timur. Untuk jenis kendaraan keluarga, bisa melewati Dusun Banjar Mas, Desa Bedulu dan selanjutnya menuju Semebaung dan Gianyar. Sementara untuk jenis kendaraan tonase besar seperti truk maupun bus, diimbau melintas dari Pejeng menuju perempatan Bedulu ke barat melewati Teges ke selatan. Demikian juga sebaliknya, kendaraan tonase besar dari Gianyar melalui Desa Sakah, Mas dan Dusun Teges Peliatan ke timur. Di perempatan Bedulu lalu menuju utara.

Baca juga :  Dinsos Denpasar Jemput Bola Serahkan Bantuan Sembako bagi Masyarakat Kurang Mampu

Dengan perbaikan total dari bantuan PUPR Provinsi Bali itu, dia berharap proyek itu dapat menanggulangi banjir di setiap musim hujan. “Dengan demikian, banjir yang selalu mewarnai kawasan yang jadi lintasan utama dari Gianyar menuju Ubud dan Tampaksiring ini tidak lagi terjadi,” harapnya. 011

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.