POSMERDEKA.COM, MATARAM – Sebanyak empat partai politik (parpol) terus dibidik Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Mohammad Rum, untuk dapat melenggang ke Pilkada Kota Bima 2024. Rum yang mengincar bakal calon Wali Kota memastikan siap tampil.
“Ada empat parpol yakni Partai Golkar, Gerindra, PDIP, PBB yang terus menjalin komunikasi intensif dengan saya. Jadi, jika ada peluang untuk tampil di Pilkada Kota Bima, ngapain kita sia-siakan?” sebut Rum usai mengikuti rapat koordinasi dengan Pj. Gubernur NTB di Pendopo Gubernur, Selasa (2/7/2024).
Rum mengaku dukungan semua lapisan masyarakat yang ingin dia tampil di Pilkada Kota Bima saat ini kian masif. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB ini juga mendaku tidak pernah memerintah siapa pun untuk memasang fotonya sebagai bakal calon Wali Kota.
“Kalau sekarang banyak anak-anak muda dan milenial memasang foto saya di semua pelosok dan kelurahan di Kota Bima, jujur saya enggak pernah sekalipun perintahkan. Ini murni adalah gerakan alami mereka,” klaimnya.
Lebih lanjut dikatakan, keinginan masyarakat agar dia maju ke Pilkada Kota Bima dipicu selama 10 bulan menjabat di Kota Bima. Saat ini gerakan shalat berjamaah yang menjadi fokus utamanya dalam menuntaskan berbagai persoalan, dinilai mampu mengatasi radikalisme yang memang jadi masalah sejak lama, dan sangat kuat, di beberapa titik di Bima.
“Begitu saya sentuh dengan gerakan shalat berjamaah, Alhamdulillah terorisme dan radikalisme itu sudah enggak ada. Bisa dicek di Kota Bima, sudah enggak ada gerakan itu. Mungkin ini yang dilihat oleh masyarakat, keinginan wajah baru memimpin itu,” beber Rum.
Dia menyatakan memahami aturan terkait seluruh penjabat kepala daerah untuk mundur jika ikut Pilkada 2024. “Sudah jelas pj. dikasih izin untuk ikut (Pilkada), dan mengajukan mundur 40 hari sebelum daftar ke KPU. Jadi, Insya Allah maju, bergantung dukungan masyarakat dan partai politik,” tandas Rum. rul
























