POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – KONI Badung menyelenggarakan pendidikan soal Jurnalisme Warga (Netizen Jurnalism) guna meningkatkan isi dari situs Website yang dimiliki induk organisadi olahraga di daerah itu.
Sekretaris KONI Badung Made Sutama SH. MH, mengatakan kepada pers, pendidikan itu diselenggarakan Jumat (15/9/2023) di sebuah ruangan Kantor Puspem Badung Sempidi.
Ketika ditanya mengapa pembina olahraga diberikan pendidikan seperti itu, Sutama mengatakan bahwa sejak lama KONI Badung memiliki media online – tetapi tenaganya sangat terbatas dari anggota pengurus KONI.
Ia ingin setiap pribadi di cabang olahraga (cabor), ada yang memahami bagaimana membuat pelaporan berita menyangkut kegiatan cabornya masing-masing. “Dalam jurnalisme warga, kan boleh setiap warga membuat laporan seperti layaknya wartawan, untuk lembaga/medianya sendiri,” kata Sutama yang kini aktif di KONI pasca peesiun sebagai ASN.
Ia menambahkan, pendidikan selama sehari itu akan diikiuti sekitar 50 orang dari pengurus KONI dan cabor anggota KONI. Narasumber tidak lain Ketua Umum KONI Badung Made Nariana sendiri, yang kebetulan wartawan senior masih aktif di Bali.
Sutama menjelaskan, setiap orang kini memiliki handphone yang dapat dipakai melaporkan semua kegiatan yang ada di lingkungan mereka sendiri. Sangat berguna kalau insan olahraga di Badung melaporkan kegiatannya kepada media yang mereka miliki Bersama.
Di bagian lain Made Nariana yang dihubungi via telepon mengatakan, KONI Badung punya Website – namun isinya masih belum maksimal. Ia ingin meningkatkan isi media itu dengan berita-berita internal dari kegiatan semua cabor olahraga, selain berita nasional maupun internasional khususnya menyangkut olahraga dan pendidikan.
Dalam Pekan Olahraga Provinsi Bali tahun lalu KONI Badung mencoba menyebar anggota pengurus. Tugasnya melakukan pelaporan langsung melalui video streaming setiap jalannya beberapa pertandingan di seluruh Bali.
“Ternyata hasilnya lumayan. Kita tahu bagaimana kontingen Badung bertanding secara realtime lewat video streaming itu. Dilaporkan anggota pengurus sendiri, padahal mereka belum banyak memahami dunia jurnalistik,” kata Nariana mantan Ketua PWI Bali itu.
Nariana berharap, kalu semua pengurus dan atlet di Badung menjadi pengikut Web KONI Badung, jumlahnya cukup lumayan. Bisa ribuan, sehingga potensial untuk dikembangkan secara ekonomi. (*)























