POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Denpasar Timur, menyelenggarakan Jambore Ranting (Jamran) pada 14-16 September 2023 di Lapangan Panahan Arsa Archery, Banjar Telanga, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung. Kegiatan dibuka Sekretaris Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, S.KM., M.Kes., mewakili Kamabiran, ditandai dengan pelepasan balon. Acara juga dihadiri Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kota Denpasar, I Gusti Lanang Jelantik.
Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Denpasar Timur, Ni Made Seniwati, S.Pd., mengatakan, gerakan pramuka merupakan salah satu wadah organisasi yang mendidik generasi muda yang beriman dan bertakwa, berkarakter, disiplin, mandiri, bergotong royong, cerdas, kreatif dan inovatif mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Maka melalui kegiatan jambore ranting gerakan pramuka ini diharapkan aktivitas kepramukaan terus berjalan secara berkesinambungan.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa,peduli kepada sesama serta melindungi alam semesta dan lingkungan sesuai ajaran agama Hindu yakni Tri Hita Karana. Ini sesuai dengan tema Jambore Kwartir Ranting Denpasar Timur tahun ini yakni “Kita pupuk rasa mandiri, cerdas, kreatif dan inovatif untuk meningkatkan prestasi peserta didik”.
Lebih lanjut dikatakan Seniwati, jambore diikuti 208 pramuka penggalang dari gugus depan yang berpangkalan di SD negeri dan swasta se-Kecamatan Denpasar Timur. Terdiri dari 13 regu putri yang berjumlah 104 orang, dan 13 regu putra yang berjumlah 104 orang.
Regu putri terdiri dari Gugus I Gusti Ngurah Rai 5 regu, Ki Hajar Dewantara dan Budi Utomo masing-masing 4 regu. Sementara regu putra dari Gugus Untung Surapati 5 regu, Gugus Srikandi dan Dewi Sartika masing-masing 4 regu. Dengan jumlah peserta tiap regu terdiri dari 8 orang.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dan respon yang positif baik dari peserta, pendamping dan tentunya dari Sekcam Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, yang mewakili Kamabiran. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan selain untuk pendidikan kegiatan jambore juga merupakan media untuk bersilaturahmi dan menguatkan kebersamaan antar sekolah dasar di Kecamatan Denpasar Timur sesuai dengan spirit Kota Denpasar yakni Vasudhaiva Kutumbakam (kita semua bersaudara), bahwa kita selalu mengedepankan kegiatan dengan prinsip gotong royong dan tetap memperhatikan lingkungan sesuai Tri Hita Karana dengan menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan dan kegiatan positif lainnya mewujudkan profil pelajar Pancasila.
“Selain sebagai pendidikan karakter bagi adik-adik penggalang Kegiatan ini juga menjadi momen yang tepat untuk saling bersilaturahmi dan menguatkan kebersamaan antar sekolah dasar di Kecamatan Denpasar Timur,” ungkapnya.
Ketut Sri Karyawati mengatakan, kegiatan jambore pramuka bagi para siswa masih sangat efektif dalam membangun karakter. Terutama untuk membina generasi muda lebih baik dan mencegah perilaku negatif para remaja.
“Dengan adanya jambore ini menjadi satu sarana edukasi bagi anak-anak dalam melaksanakan belajar dalam pramuka dan dapat bergotong royong, meningkatkan silaturahmi untuk persaudaraan antar sekolah, serta kekompakan satu sama lain,’’ tandasnya. tra























