DENPASAR – Perhelatan AstraPay Sanur Village Festival (Sanfest) Ke-15 yang berlangsung selama lima hari telah berakhir pada Minggu (21/8/2022) malam. Panitia Sanfest 2022 menyampaikan, selama pelaksanaan Sanfest tahun ini, jumlah pengunjung mencapai 100 ribu orang.
Sanfest menyajikan aneka kuliner, hiburan, dan beragam kegiatan sosial, lingkungan, talkshow, seni rupa hingga sport. Pada malam terakhir, sejumlah musisi tampil di dua panggung yakni Surya Stage dan Sewana Stage secara bergantian.
Sebelum penampilan sejumlah band, Jro Dalang Sidia menyajikan garapan kolosal Sanggar Paripurna. Kemudian ada The Jings, Tjok Bagus Jun Bintang & The Strongking.
Penampilan Jun Bintang dengan tujuh lagu berbahasa Bali yang telah akrab di telinga penonton membuat malam kian ingar bingar. Puncaknya adalah penampilan Joni Agung & Double T yang telah ditunggu ribuan penonton.
Joni Agung membawakan 10 lagu antara lain “Aktivasi Cinta”, “Melah Menyama”, “Mentari Pagi”, “Holiday”, “Manis Manesin”, “Datanglah Padaku”, dan Ngalih Liang”.
Band yang menjadi ikon reggae berbahasa Bali itu menyudahi penampilan dengan “Berdansa” dan “Genjek Sni” hingga lewat tengah malam penonton masih bertahan di lokasi festival.
Sebelum kehadiran Joni Agung, ribuan pengunjung ikut berdendang meneriakkan selarik lirik “Get Yup Stand Up” yang dibawakan Bali Reggae Boys feat Ida. Grup band lain yang menyajikan lagu-lagu reggae The Small Axe feat Bobbi Dinar yang membuat penonton bergoyang saat menyajikan “Coul You Beloved”.
Ketua Umum Sanfest Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, setiap hari rata-rata terjual 15 ribu tiket. Belum lagi warga Sanur yang bebas tiket untuk masuk festival yang diperkirakan mencapai 5 ribu orang per hari.
Gusde menyebut, meskipun total penonton sekitar 100 ribu atau rata-rata 20 ribu orang per hari, suasana sangat nyaman dan lokasi tetap terjaga bersih.
“Selama festival, kami berupaya menjaga kenyamanan para pengunjung di antaranya dengan mengatur tata letak tenant agar alur massa teratur dengan baik,” ujarnya.
Ketua PHRI Kota Denpasar itu berharap festival ini mampu membangkitkan aktivitas pariwisata yang dua tahun lebih dihantam pandemi Covid-19. Menurut dia, Sanfest memberikan dampak positif terhadap okupansi hotel yang naik sekitar 5 persen pada tingkat okupansi hotel di Kota Denpasar.
“Kalau saat ini dilihat kunjungan Australia yang banyak datang, tidak begitu jauh dari Eropa, Norwegia, dan Swedia. Untuk tamu yang berasal dari paling jauh adalah Amerika,” kata Gusde.
Dia menambahkan, Sanfest yang tahun ini masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kemenparekraf akan ditingkatkan lagi lingkup penyelenggaraannya pada tahun depan. Parade budaya dan lomba jukung yang ditiadakan tahun ini misalnya, rencananya digelar kembali pada Sanfest 2023. rap
























