Pengerupukan, Masyarakat Diimbau Tertib dan Hindari Miras

KAPOLRES Karangasem, AKBP Ricko AA Taruna. Foto: ist

KARANGASEM – Saat malam pengerupukan atau sehari sebelum Nyepi, masyarakat yang akan mengarak ogoh-ogoh diimbau tetap tertib dan mengikuti aturan yang diedarkan pemerintah daerah. Untuk tahun 2023 ini, pawai ogoh-ogoh kembali digelar di wilayah masing-masing desa adat setelah sempat dilarang gegara pandemi Covid-19 sejak tahun 2020.

Kapolres Karangasem, AKBP Ricko AA Taruna, mengatakan, selain diimbau selalu menjaga ketertiban saat mengarak ogoh-ogoh, masyarakat juga dilarang mengonsumsi minuman keras (miras) saat malam pengerupukan. Muaranya adalah agar tercipta suasana keamanan yang kondusif.

Read More

“Karena jika kita sudah dipengaruhi miras, tentu akan mudah timbul gesekan saat mengarak ogoh-ogoh, sehingga bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi, saya harap masyarakat tidak mengonsumsi miras saat itu,” ajaknya, Minggu (19/3/2023).

Kapolres juga mengaku akan menerjunkan personel gabungan Polres dan polsek jajaran ke masing-masing wilayah yang dijadikan tempat pawai ogoh-ogoh. Selain itu Polres juga bekerja sama dengan para pecalang untuk melaksanakan pengamanan.

“Saya harap suasana malam pengerupukan tetap kondusif. Kami terjunkan personel ke masing-masing wilayah supaya ketika ada gesekan bisa segera melakukan pengamanan, sehingga hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban bisa kita cegah,” tegasnya.

Terkait dengan Hari Raya Nyepi, dia berharap semua pihak menghormati perayaan sesuai dengan ketentuan yang ada. “Intinya kita saling menghormati, supaya saudara-saudara kita dapat merayakan Nyepi dengan tenang dan nyaman, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pesannya. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.