POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Wisatawan yang akan melakukan aktivitas pendakian melalui jalur Pura Pasar Agung Besakih Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem diwajibkan menggunakan pemandu. Upaya itu dilakukan guna mengantisipasi kembali terjadinya wisatawan yang tersesat maupun meninggal di lereng Gunung Agung.
Humas Pura Pasar Agung Besakih Giri Tohlangkir, I Wayan Suara Arsana, mengungkapkan, saat ini wisatawan yang hendak melakukan aktivitas melalui jalur Pura Pasar Agung diwajibkan untuk menggunakan jasa pemandu. “Sekarang ini bagi wisatawan lokal, pribumi, atau WNA yang naik wajib menggunakan pemandu,” ucapnya, Rabu (22/1/2025).
Menurut Arsana, upaya itu dilakukan guna mengantisipasi kembali adanya wisatawan yang tersesat atau meninggal di lereng Gunung Agung, seperti terjadi belum lama ini. Ketika sudah memakai pemandu, dia menilai akan jauh lebih aman. Selain itu, ketika ada sesuatu yang dialami pendaki, maka penanganan akan lebih cepat dilakukan.
Untuk memastikan agar para pendaki memakai jasa pemandu, dia mengaku menugaskan petugas untuk berjaga di areal parkir Pura Pasar Agung. “Sebelumnya ada wisatawan yang hendak naik tidak memakai jasa pemandu, langsung kami amankan dan serahkan ke pihak Imigrasi,” sambungnya sembari berharap wisatawan bisa mengikuti aturan ini demi keamanan. nad























