Pemprov Bali Fasilitasi Pemberdayaan Petani Rumput Laut di Nusa Penida

KETUA DPRD Klungkung, AA Gde Anom, bersalaman dengan Bupati Suwirta (kiri), Selasa (9/8/2022) di Ruang Rapat Sabha Nawa Natya, Kantor DPRD Klungkung. Foto: ist

KLUNGKUNG – Menyikapi tergerusnya petani rumput laut dengan potensi pariwisata, Pemkab Klungkung melakukan kerjasama pemberdayaan petani rumput laut di Nusa Penida.

”Pemasarannya difasilitasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali serta pihak swasta yaitu PT Algya Emas,” ujar Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, saat menjawab pandangan Fraksi PDIP DPRD Klungkung, Selasa (9/8/2022).

Read More

Suwirta juga menyebut, inovasi klaster produk unggulan rumput laut dengan rancang bangun pengembangan pengelolaan bahan baku rumput laut, menjadi produk olahan yang memberi nilai tambah.

Juga dapat mendukung perkembangan industri pariwisata di Klungkung. Sebab, produk yang dihasilkan berupa sabun cuci piring, sabun cuci tangan, stik dan keripik rumput laut.

Kegiatan pelatihan fasilitasi perizinan dan pemasaran oleh IKM dan/atau KWT, penetapan zona budidaya rumput laut, dan fasilitasi izin kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (KKPRL) juga dilakukan.

Terkait pandangan perlunya pembangunan kawasan untuk pusat kebudayaan di Nusa Penida sebagai penunjang pariwisata agar wisatawan lebih lama tinggal, Suwirta menyatakan sependapat. Karena itu perlu perencanaan untuk pembangunannya.

Terkait pertanyaan keberadaan Dermaga Gunaksa yang disampaikan Fraksi Partai Gerindra, dia menjelaskan Dermaga Gunaksa dalam Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2013 direncanakan sebagai Pelabuhan Penyeberangan Kelas I. Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 432 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional.

Sementara pertanyaan mengenai keberadaan Pelabuhan Toya Pakeh, Suwirta menjelaskan Pelabuhan Toya Pakeh yang merupakan pelabuhan pengumpan regional menjadi kewenangan Pemprov Bali. Perencanaannya sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 432 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional. baw

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.