Pelanggan Air Minum di Kintamani Timur Belum Capai Target

KABAG Umum dan Keuangan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Bangli, Gusti Agung Jelantik Sutha Baskara. Foto: ist

BANGLI – Usai diluncurkan fasilitasi kebutuhan air bagi warga di tiga desa oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, jumlah calon pelanggan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta di Kintamani Timur belum memenuhi target.

Desa tersebut adalah Desa Suter, Abang Batudinding dan Abang Songan yang ditarget 1.000 lebih pelanggan pada bulan Mei sampai awal Agustus.

Read More

Menurut Kabag Umum dan Keuangan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Bangli, Gusti Agung Jelantik Sutha Baskara, Selasa (9/8/2022), peluncuran air minum dilaksanakan bulan Mei lalu.

Estimasi jumlah pelanggan di tiga desa tersebut 1.000 lebih, tapi dari data yang masuk baru 400 calon pelanggan.”Masih minim atau masih jauh dari harapan, padahal melihat potensi masyarakat bisa menjaring 1.000 lebih calon pelanggan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, calon pelanggan sejatinya sudah diberi keringanan untuk biaya sambungan baru, dengan bisa mengangsur lewat Bank Daerah Bangli. Sementara untuk tarif sambungan baru bervariasi, normalnya Rp2,6 juta; sedangkan jika proses pengerjaan berisi gali terowongan tarifnya Rp3,2 juta.

Baskara menguraikan, agar air bisa langsung mengalir di tiga desa tersebut, perlu dibangun jaringan sekunder. Untuk membuat jaringan sekunder butuh anggaran Rp3 miliar lebih.

”Sesuai rencana awal, uang sambungan baru yang terkumpul akan digunakan buat jaringan sekunder. Karena biaya belum tertutupi lantaran minimnya calon pelanggan, maka belum bisa dibuat jaringan sekunder. Kami masih menunggu uang terkumpul,” terangnya.

Perbekel Desa Abang Batudinding, I Made Diksa, sangat mengapresiasi langkah Bupati Sedana Arta yang memfasilitasi kebutuhan air bagi warga di tiga desa.

Menurutnya, sudah lama warga tiga desa mendambakan ada aliran air, karena selama ini masyarakat mengandalkan air dari pasokan air pengepul dengan menggunakan truk.

Untuk menjaring calon pelanggan, sambungnya, perangkat desa lewat kepala dusun melakukan pendataan. Berhubung terbentur kesibukan masyarakat melaksanakan kegiatan upacara pitra yadnya, hingga memasuki pertengahan bulan Agustus baru tercatat 500 calon pelanggan. “Kami memiliki target hingga akhir bulan September bisa mencapai 1.000 calon pelanggan,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.