POSMERDEKA.COM, TABANAN – Pemkab Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tabanan baru-baru ini menggelar kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Tabanan, I Gusti Putu Winiantara.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali, Agung Aryana, dan Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali, Dewa Nyoman Suardana, serta peserta yang berasal dari 133 desa di Kabupaten Tabanan.
Narasumber Agung Aryana menegaskan bahwa KIM tidak hanya bertugas sebagai penerima informasi, namun juga berperan aktif dalam mengolah dan menyebarluaskan informasi yang berdampak langsung kepada masyarakat. “Jumlah KIM di wilayah desa seluruh Indonesia saat ini telah mencapai 3.018. Namun, untuk Kabupaten Tabanan, masih diperlukan peningkatan dari sisi jumlah dan kualitas KIM, agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di bidang komunikasi dan informasi,” ujarnya.
Dia menambahkan, dukungan terhadap KIM akan jadi pendorong pembangunan masyarakat, khususnya dalam hal penyebaran informasi yang cepat dan akurat. Dalam kegiatan ini, para perangkat desa diberikan panduan teknis mengenai tata cara registrasi awal pembentukan KIM di wilayah masing-masing. Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian KIM, Kominfo Provinsi juga telah menginisiasi kegiatan Bali Digital Festival, yang jadi ajang bagi KIM untuk menunjukkan peran dan kontribusi dalam dunia digital.
Sementara itu, Dewa Suardana dari KI Bali menyoroti arti penting sinergi antara KIM dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Menurutnya, PPID harus mampu jadi pintu masuk utama bagi keberhasilan KIM dalam menyediakan informasi publik yang berkualitas.
“Keterbukaan informasi publik sangat penting dalam membentuk kultur informasi masyarakat yang sehat dan adaptif terhadap tantangan digital. Sinergi partisipatif antara KIM dan PPID merupakan kunci utama dalam menciptakan ekosistem informasi yang relevan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Tabanan,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Kominfo Tabanan, I Gusti Putu Winiantara, pun berharap pada tahun ini, seluruh desa di Kabupaten Tabanan telah memiliki KIM, sehingga pihaknya pada 2026 siap memberikan reward atau penghargaan bagi KIM yang dinilai terbaik. “Kami akan rancang itu. Semoga tahun ini semua desa di Tabanan memiliki KIM,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan agar kapasitas dan peran KIM di Tabanan semakin berkembang, serta mampu jadi agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, efisien, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. gap
























