Pemilihan Ketua PPP NTB Gunakan Sistem Formatur

  • Whatsapp
Syrajuddin. Foto: rul
Syrajuddin. Foto: rul

MATARAM – Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP NTB yang selama ini menjadi tanda tanya, akhirnya menemui titik temu. DPP PPP memberi kepastian waktu pelaksanaan yang akan digelar pada 7-8 April 2021. Merujuk AD/ART dan Pedoman Organisasi (PO), pemilihan Ketua dan kepengurusan DPW PPP NTB periode 2021-2026 pada Muswil akan menggunakan sistem formatur.

Karena pemilihan memakai sistem formatur, hal itu akan mempengaruhi peta dukungan terhadap para kandidat Ketua DPW. Sebab, tidak semua DPC selaku pemilik suara akan masuk menjadi formatur. Konstelasi politik Muswil diprediksi akan berlangsung cukup dinamis. 

Bacaan Lainnya

Ketua Steering Commitee (Komite Pengarah) Muswil DPW PPP NTB, Syrajuddin, mengatakan, formatur dalam Muswil itu terdiri dari lima orang perwakilan. Perwakilan pengurus DPP, satu perwakilan dari pengurus DPW, dan tiga perwakilan dari pengurus DPC seluruh NTB. “Perwakilan dari pengurus DPW dan tiga perwakilan dari pengurus DPC se-NTB ini akan dipilih dalam forum Muswil. Sementara unsur dari DPP itu sifatnya merupakan ex-officio dan posisinya langsung menjadi Ketua Formatur,” jelas Syrajuddin, Selasa (30/3/2021).

Ketua Komisi I DPRD NTB ini menguraikan, tugas dari lima orang formatur akan melakukan musyawarah untuk memilih Ketua DPW PPP NTB. Setelah itu menyusun kepengurusan PPP NTB periode 2021. Syrajuddin berujar optimis Muswil akan berjalan lancar. Jika kemudian dalam pelaksanaan musyawarah formatur itu terjadi deadlock (jalan buntu), maka akan diambil alih oleh DPP.

Baca juga :  Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Melonjak 44 Orang, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

“Tapi kami yakin karena Ketua Formaturnya dari DPP, Insya Allah tidak akan terjadi deadlock,” ucapnya bernada optimis.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD NTB yang juga kandidat Ketua DPW PPP NTB, Muzihir, mengklaim sudah mengantongi dukungan 8 dari 10 DPC. Muzihir mengaku sangat siap menghadapi Muswil dengan sistem apapun, termasuk dengan sistem formatur. “Meskipun formatur dari DPW itu akan dipilih pada forum Muswil, tapi dukungan yang disampaikan ke saya dari para pengurus wilayah ini hampir 95 persennya mengarah ke saya,” klaimnya. 

Muzihir mendaku sudah berikhtiar maksimal dari jauh-jauh hari sesuai dengan mekanisme yang ada untuk meraih dukungan, baik dari tingkat pengurus DPW maupun tingkat pengurus DPC se-NTB. Kalaupun muncul dua kandidat ketua dalam Muswil nanti, dia pribadi optimis bisa meraih dukungan maksimal.

“Optimisme pertama saya, karena dari 10 DPC di NTB, delapan pengurus DPC plus PAC-nya melalui forum Rapimcab telah memutuskan dukungan kepada saya memimpin PPP NTB. Sementara dua DPC lainnya belum melaksanakan Rapimcab,” tandasnya. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.