DENPASAR – Pembayaran tagihan pasien di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) dapat dilakukan secara nontunai melalui QRIS BPD Bali. Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, mengatakan, pembayaran nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di RSBM sudah bisa digunakan sejak awal September 2021 dengan intergrasi pembayaran QRIS dinamis yang langsung terplugin report ke RS Bali Mandara.
Menurut Sudharma, saat ini digitalisasi sistem pembayaran bukan semata gaya hidup, tapi sudah menjadi sebuah kebutuhan dan digitalisasi pembayaran akan menurunkan risiko penularan penyakit. Tak hanya Covid-19 tapi juga menyakit lain. ‘’Penggunaan QRIS dinamis sangat mudah sekali jadi ketika pengguna sudah bayar di kasir sudah mengetahui dan kasir bisa langsung mengeluarkan struk pembayaran,’’ jelasnya.
Sudharma menyebutkan kendati baru diluncurkan, transaksi QRIS di RSBM sudah mencapai puluhan. Melihat antusias penggunaan QRIS di RSBM pihaknya akan terus mengedukasi keluarga pasien hingga sampai ke kasir. ‘’Kami akan terus edukasi kepada masyarakat pentingnya penggunaan QRIS di era pandemi,’’ ujarnya.
Bank BPD Bali, lanjut Sudharma, sudah melakukan kerjasama dengan RS Bali Mandara, RS Puri Raharja, RS Mata, RS Prima Medika dan selanjutnya akan berjalan di RS Bangli. ‘’Kalau kita di BPD Bali Cabang Renon menargetkan sepuluh rumah sakit untuk menggunaka QRIS. Untuk rumah sakit provinsi sudah terealisasi, kini tinggal rumah sakit swasta saja,’’ sebutnya. nan























