Pembagian Masker Tandai Peringati RTKD Ke-18

  • Whatsapp
KETUA KI NTB, Ajeng Roslinda Motimori (dua kanan) bersama jajaran komisoner KI lainnya saat memperingati hari RTKD ke-18 secara sederhana, Senin (28/9/2020). Foto: ist
KETUA KI NTB, Ajeng Roslinda Motimori (dua kanan) bersama jajaran komisoner KI lainnya saat memperingati hari RTKD ke-18 secara sederhana, Senin (28/9/2020). Foto: ist

MATARAM – Komisi Informasi  (KI) bersama Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB memperingati Hari Hak Untuk Tahu sedunia ke-18 atau Right To Know Day (RTKD) pada Senin (28/9/2020). 

Kegiatan tahunan yang pelaksanaanya dirayakan setiap tanggal 28 September tahun ini, justru diperingati dengan sedikit berbeda. Pasalnya, pandemi covid-19 tengah melanda seluruh belahan dunia yang menuntut masyarakat untuk hidup dengan tatanan normal baru, memaksa kegiatan tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19, yakni 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB, Ajeng Roslinda Motimori, mengatakan, tema RTKD tahun ini diperingati KI dan Diskominfotik NTB dengan tema “Sudah Tahu Bahaya Corona, Gunakan Maskermu!”

“Pilihan tema ini sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19, Kami berharap masyarakat sadar informasi, jika sudah tahu bahaya Covid-19 mesti dibarengi dengan tindakan pencegahan, paling tidak pakailah masker dimanapun berada,” ujar Ajeng menjawab wartawan.

Menurut dia, pembagian masker di pusat keramaian di Kota Mataram. Salah satunya di pasar-pasar tradisional menjadi point utama pada kegiatan RTKD tahun ini.  Pembagian masker sebanyak 1.000 buah tidak lain sebagai bentuk sosialisasi pentingnya informasi Covid-19, serta tindakan pencegahannya.

Baca juga :  Yang Tidak Pakai Masker, Dilarang Masuk Kawasan Penatih

‘’Menggunakan masker saat ini adalah yang paling ditekankan untuk memutus mata rantai penyebaran Corona,’’ kata Ajeng.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB, I Gede Aryadi, menjelaskan, kanal informasi khusus Covid-19 ini bisa diakses dengan mudah oleh semua orang. “Kita ingin semua yang mengetahui informasi sadar dan bersama-sama berkontribusi untuk mencegah Covid-19 ini menyebar luas dan sebisa mungkin kita tekan,” ujarnya. 031

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.