Pelatihan Kemandirian WBP Lapas Tabanan

  • Whatsapp
PENGALUNGAN tanda peserta pelatihan secara simbolis kepada perwakilan peserta pelatihan kemandirian di Lapas Tabanan. foto: ist

TABANAN – Lapas Kelas II-B Tabanan, Bali, baru-baru ini melaksanakan kegiatan rehabilitasi sosial pemasyarakatan dan pelatihan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Tabanan. Kegiatan tersebut dibuka Wabup Tabanan I Made Edi Wirawan, di Aula Candra Prabhawa Lapas Tabanan.

Dalam acara tersebut hadir Kepala Divisi Pemasyarakatan, Suprapto, yang mewakili Kakanwil Kemenkumham Bali; Kepala BNNP Bali yang diwakili Bagian Rehabilitasi, Ida Ayu Ratih Swandewi; Sekretaris BNK Tabanan, IGN Suryana; Kepala Kantor Kementerian Agama Tabanan yang diwakili Kasi Ura Hindu.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Pelaksanaan, Kasi Bimnadik Giatja, IGAP Mahendra, menyebutkan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah WBP yang akan dikembalikan ke masyarakat, dan diharapkan bisa lebih berkualitas dan tidak mengulangi perbuatan masa lalu di masyarakat.

Kalapas Tabanan, Budiman Kusumah, mengatakan, negara hadir untuk memberikan perhatian kepada warganya yang terjerumus, dengan mengalokasikan dana rehabilitasi pemasyarakatan dan program kemandirian. “Kepada peserta diharapkan untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Bali yang diwakili staf Rehab, Ida Ayu Ratih Swandewi, mengatakan bahwa rehabilitasi narkotika merupakan program yang bertujuan untuk pemulihan terpadu, baik secara fisik, mental, dan juga sosial.

Baca juga :  Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Apresiasi SMK TI Bali Global Badung, Sukses Cetak Orang Hebat

“BNNP Bali mendukung secara penuh rehabilitasi narkotika, yang dilaksanakan secara mandiri oleh lembaga pemasyarakatan, yaitu dengan melaksanakan proses asesmen awal dan asesmen akhir,” ungkapnya.

Program rehabilitasi ini diharapkan bisa menghasilkan individu yang bebas dari penyalahgunaan narkotika, mempertahankan kepulihan, dan berfungsi sosial secara utuh.

Hal senada diungkapkan Wabup Edi Wirawan, sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten Tabanan. Dia ingin mengajak semua pihak berperan dalam program ini. “Jangan lupakan upaya-upaya preventif yang harus dilakukan. Mencegah itu jauh lebih baik daripada rehabilitasi,”tegasnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.