Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Denpasar Tunggu Petunjuk Pusat

  • Whatsapp
WALI Kota IGN Jaya Negara memberi apresiasi karya inovatisi siswa SMPN 3 Denpasar berupa Chamber Back to Nature dan termometer otomatis yang dihubungkan langsung dengan penyanitasi tangan uap tanpa menyetuh hanya menggunakan sensor. foto: tra

DENPASAR – Pemerintah pusat melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri mengeluarkan panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Dalam SKB itu disebutkan bahwa semua sekolah harus sudah membuka pembelajaran tatap muka pada Juli 2021, mulai dari jenjang PAUD hingga Perguruan Tinggi. Meski demikian, belum semua daerah memastikan akan melaksanakan PTM. Seperti yang dilakukan Pemkot Denpasar.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, mengatakan bahwa pada prinsipnya di Denpasar siap untuk melaksanakan PTM. Ia menegaskan, sebelum pembelajaran tatap muka dilakukan, diperlukan kesiapan sarana prasarana, standar operasional prosedur (SOP), dan kesuksesan selama uji coba. Termasuk menunggu petunjuk dari pusat.

Jaya Negara menambahkan, sekolah-sekolah akan disiapkan dulu menyambut PTM, dan rool model PTM seperti yang diterapkan SMPN 3 Denpasar akan bagi ke sekolah-sekolah. Dengan begitu, begitu pemerintah pusat membolehkan PTM, Denpasar sudah siap.

‘’Untuk sementara Denpasar saat ini belum berani PTM. Denpasar dengan Gianyar beda. Denpasar masih zona merah. Astungkara dalam seminggu ke depan semakin baik. Intinya kita ingin memberikan ruang belajar, dan tak ingin muncul masalah baru. Saat PTM dilaksanakan, anak-anak bisa belajar dengan baik, dan pulang dengan sehat,’’ lugas Jaya Negara di sela-sela menghadiri HUT ke-42 SMPN 3 Denpasar.

Baca juga :  Puting Beliung Robohkan Bale Pawedan Pura Pasek Punduk Dawa

Jaya Negara menyebutkan, kategori pelayanan publik di Denpasar yang sudah tervaksinasi di atas 140 persen. Termasuk guru-guru sudah diarahkan untuk melaksanakan vaksinasi di faskes yang sudah disediakan Pemkot Denpasar.

‘’Target kami, Mei ini semua stakeholder yang berkaitan dengan dunia pendidikan sudah tervaksinasi. Jadinya begitu pemerintah pusat mengijinkan PTM bulan Juli, kita sudah siap. Sekarang tinggal kita mengear Denpasar ini bisa berubah menjadi zona hijau dulu,’’ tegasnya.

Jaya Negara menambahkan, capain vaksinasi di Denpasar sudah mencapai 120 ribu (34 persen) dari jumlah penduduk Denpasar yang layak divaksin. Terbanyak di kabupaten/kota di Bali. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.