Pelacakan Cegah dan Deteksi Dini Covid-19 di Tabanan

BABINSA Desa Candikuning, Serma I Made Budarta, saat melaksanakan pendampingan tracing bersama bhabinkamtibmas dan petugas kesehatan dari Puskesmas Baturiti I, Senin (27/6/2022). Foto: ist

TABANAN – Kasus Covid-19 di Tabanan kian melandai, seiring penegakan protokol kesehatan dan vaksinasi yang gencar dilakukan pemerintah. Kendati demikian, kasus Covid-19 belum usai, dan masih ada warga yang teridentifikasi terinfeksi virus tersebut.

Dalam upaya cegah dini dan deteksi dini, petugas kesehatan dan instansi terkait terus melakukan pemantauan dan langsung melaksanakan tracing (pelacakan) terhadap warga yang kontak erat dengan warga yang teridentifikasi terinfeksi virus tersebut.

Read More

Seperti yang dilaksanakan Babinsa Desa Candikuning anggota Koramil 1619-07/Baturiti, Serma I Made Budarta, saat melaksanakan pendampingan tracing bersama bhabinkamtibmas dan petugas kesehatan dari Puskesmas Baturiti I, Senin (27/6/2022).

Terkait adanya pasien terkonfirmasi positif Covid-19, tim gabungan tersebut melakukan kontak tracing terhadap keluarga, kerabat, maupun warga yang sempat kontak erat dengan yang bersangkutan. Tracing kontak erat terhadap sejumlah warga di Banjar Candikuning II itu, dilaksanakan secara langsung ke rumah-rumah warga.

Serma Budarta mengatakan bahwa kontak tracing dilakukan untuk penelusuran terhadap warga yang sempat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif di Desa Candikuning. “Tindak lanjutnya adalah dengan melakukan langkah-langkah sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19,” ujarnya.

Tracing dilakukan terhadap enam orang yang sempat kontak erat, yang untuk selanjutnya agar menunggu tes usap kedua, yang akan dilaksanakan pada Sabtu (2/7/2022). Sementara yang bersangkutan melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari, terhitung mulai 27 Juni sampai dengan 11 Juli 2022.

Kepada warga desa setempat pun diimbau agar tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan, walaupun telah divaksin. Bagi warga yang belum melaksanakan vaksin, agar segera melaksanakan vaksin di fasilitas-fasilitas kesehatan yang tersedia di wilayah.

Di tempat terpisah, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Ferry Adianto pun membenarkan bahwa memang masih ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kendati demikian, dia berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, dan segera vaksin bagi yang belum vaksin, baik vaksin tahap 1, 2, maupun dosis lanjutan booster.

“Walaupun kasus sudah melandai, namun masih ada warga yang ditemukan terkonfirmasi Covid-19. Apalagi ditambah dengan kemunculan varian-varian baru yang harus kita waspadai bersama,” tegas Ferry.

Terkait kondisi tersebut, pihaknya pun telah memerintahkan aparat babinsa yang ada di tiap-tiap desa, agar selalu memantau perkembangan kasus Covid-19 di wilayahnya.

“Jangan kendor untuk bersama-sama dengan aparat bhabinkamtibmas dan instansi terkait, agar kasus Covid-19 benar-benar sudah tidak ada lagi, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas kembali seperti biasa,” tandasnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.