MANGUPURA – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, memantau pelaksanaan vaksinasi bagi pegawai di lingkungan Pemkab Badung, Bali, bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Selasa (2/3/2021). Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Badung itu juga berharap pandemi Covid-19 segara berlalu, situasi kembali normal, dan ekonomi kembali menggeliat.
Wabup Suiasa menyebutkan, vaksinasi tahap dua diberikan terhadap komponen pelayanan publik, yaitu petugas-petugas atau pegawai perangkat daerah yang melayani masyarakat. Menurutnya, karena keterbatasan vaksin yakni 11.000 vial maka menyasar skala prioritas.
“Ada beberapa sektor yang akan kita sentuh di fase kedua ini yaitu pariwisata, transportasi publik, pegawai pemerintah daerah, wakil rakyat, kejaksaan dan berikutnya pedagang-pedagang di pasar serta lansia. Hanya karena keterbatasan kesediaan vaksin kita akan lakukan secara bertahap,” ujar Suiasa.
Lebih lanjut diutarakan Suiasa, pada Selasa (2/3/2021) sudah mulai melakukan vaksin kepada pegawai di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung. Dari 38 OPD baru 7 OPD yang diberikan vaksin karena sebagai prioritas yang paling sering dan inten melakukan interaksi kepada masyarakat, yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Dinas Perhubungan, Bapenda, Satpol PP dan Mall Pelayanan Publik.
‘’Mulai hari ini bapak-bapak dan ibu kita di dewan akan melaksanakan vaksinasi, untuk kejaksaan akan mulai dilaksanakan besok. Pada hari Sabtu ini akan mulai ke masyarakat ke pedagang pasar yang kita prioritaskan juga. Pedagang- pedagang pasar yang ada di kawasan desa atau kelurahan yang terkategori zona merah,” katanya, seraya menambahkan ke depan akan secara bertahap lagi sesuai dengan quantity dan vaksin yang dimiliki.
Suiasa menegaskan bahwa pihaknya di Satgas Kabupaten Badung sudah siap untuk melakukan gerak cepat dalam melakukan upaya vaksinasi kepada seluruh elemen yang sudah sesuai dengan tahapan dan aturan dari pemerintah pusat. Pemkab Badung sendiri selain bergantung pada vaksin yang disiapkan oleh pemerintah pusat, juga harus siapkan sarana dan prasarana serta juga dari SDM.
Menurutnya, Pemkab sudah bentuk 12 tim yang berasal dari komponen dari Dinkes serta tambahan dari tim dari rumah sakit daerah yang akan bekerja dan bergerak cepat. nas























