Parta Minta Pemerintah Perhatikan Lansia di Masa Pandemi

  • Whatsapp
ANGGOTA DPR RI, I Nyoman Parta, saat mengunjungi lansia. Ia meminta pemerintah memperhatikan lansia di masa pandemi Covid-19 ini. Foto: ist
ANGGOTA DPR RI, I Nyoman Parta, saat mengunjungi lansia. Ia meminta pemerintah memperhatikan lansia di masa pandemi Covid-19 ini. Foto: ist

GIANYAR – Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya pada pekerja pariwisata, tetapi juga dirasakan lansia. Hal ini diungkapkan Anggota DPR RI, I Nyoman Parta, Kamis, (31/12/2020). 

Diungkapkannya, hal ini didasari pengamatannya, terjadinya penurunan pendapatan akibat dapak Covid-19. Secara tidak langsung juga berdampak pada lansia, karena penyangga ekonomi banyak yang kehilangan pekerjaan.

Bacaan Lainnya

‘’Ini juga mengurangi perhatian keadaan lansia, karena fokus biaya keluarga diberikan kepada anak-anak terutama  karena belajar daring membutuhkan tambahan kuota internet,’’ ungkapnya. 

Parta mengharapkan perhatian dari pemerintah pusat dan daerah untuk membuat pogram avirmatif terhadap lansia di masa pandemi. ‘’Masyarakat yang sehat saja tidak berdaya dimasa pandemi ini, apa lagi lansia, untuk itu harus ada program untuk perhatian untuk lansia,’’ jelasnya. 

Dicontohkannya, program untuk lansia seperti cek kesehatan ke rumah-rumah. Seperti cek tensi, cek pendengaran termasuk membawakan vitamin dan minyak urut. Karena lansia itu lebih banyak yang tidak aktif, ‘’Mereka yang aktif senam paling banyak hanya 20 persen, jadi yang tinggal di rumah perlu perhatian,’’ jelas politisi PDI Perjuangan ini. 

Politisi asal Desa Guwang, Sukawati, ini bersama komunitas Teman Parta dan Yayasan Tungked Werdha, mengunjungi 500 lansia yang terseber di tujuh kabupaten. Selain memperhatikan lansia, tujuannya kegiatan ini untuk mendapatkan informasi yang akurat terkait kondisi lansia di masa pandemi. ‘’Pemerintah tidak boleh tutup mata terhadap kondisi ini, pemerintah harus turun tangan,’’ pungkasnya. adi

Baca juga :  Tangani Pasien Covid-19, RSBM Terapkan Treatment Arak Bali

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.