Pandemi, Jembrana Mampu Tarik Investasi dan Serap Ribuan Lowongan Kerja

BUPATI Tamba saat menandatangani MoU investasi di Jembarana. Tiga inventasi yang ditargetkan beroperasi awal tahun mampu menyerap 4.000 tenaga kerja. Foto: ist
BUPATI Tamba saat menandatangani MoU investasi di Jembarana. Tiga inventasi yang ditargetkan beroperasi awal tahun mampu menyerap 4.000 tenaga kerja. Foto: ist

JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba; dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), siap merealisasikan berbagai visi dan misi mereka dalam program 100 hari kerja. Salah satunya, mencetak ribuan lowongan pekerjaan bagi masyarakat Jembrana.

Terbaru dimasa pandemi ini, sudah ditandatangani kesepakatan bersama antara pemerintah Kabupaten Jembrana dengan PT OTSIT, PT Mitra Prodin, dan PT Cahaya Bintang Abadi Cemerlang di Kebun Raya Jagatnatha Jembrana, Jumat (28/5/2021). Ketiga perusahaan tersebut bergerak di bidang pengelolaan dan pengolahan sampah, pembuatan dan penjualan paper cones (kertas linting), serta bergerak di budidaya perikanan.

Read More

Lewat kesepakatan itu, dipastikan akan menyerap sebanyak 4.200 tenaga kerja lokal Jembrana.  ‘’MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani ini adalah investasi yang benar-benar membantu warga masyarakat Jembrana. Dari tiga investasi itu, akan menyerap ribuan tenaga kerja. Ini luar biasa dan patut disyukuri ditengah situasi sulit karena pandemi,’’ ungkap Bupati Tamba; didampingi Wabup Ipat setelah penandatanganan MoU.

Lebih lanjut, Tamba berkata, optimis investasi yang masuk ke Jembrana mampu menggerakkan ekonomi Jembrana. Disepakati pula, pihak perusahaan berjanji memberikan gaji sesuai UMK Jembrana. “Kami harapkan, masyarakat Jembrana yang sampai saat ini masih belum memiliki pekerjaan atau menganggur, mulai sekarang siapkan diri. Kita bersama mengucapkan syukur,  karena  di saat pandemi Covid-19 ini justru ada para investor yang ingin berinvestasi di Jembrana. Bahkan nilainya itu terhitung  sangat besar,” ajaknya.

Tamba menambahkan, pandemi berpengaruh terhadap angka pengangguran di Jembrana. Dari data yang dikantonginya, sebelum pandemi mencapai 2.000 orang. Kini ada penambahan, sehingga jumlahnya mencapai 4.000 orang. Dengan adanya MoU ini, investasi yang masuk itu bisa jadi solusi.

Tamba meyakini angka pengangguran akan berkurang dengan tersedianya lapangan kerja yang baru. Selain menyediakan lapangan pekerjaan baru, juga untuk menggeliatkan ekonomi. ‘’Kita target, awal tahun depan sudah mulai beroperasi. Masuknya investasi ini kita harapkan ikut menunjang PAD Jembrana,” lugasnya.

Sementara itu, perwakilan investor, Mr. Robert Gorden Hansby dari PT Mitra Prodin, mengatakan, pihaknya akan membangun perusahaan penyedia bahan rokok (kertas linting rokok). Investasi itu diyakini akan menyerap tenaga kerja ribuan  orang. “Tentu perusahaan yang akan kami bangun itu merupakan perusahaan yang ramah lingkungan dengan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak empat ribu orang. Kami optimis, investasi bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana akan berjalan dengan baik dan lancar serta bermanfaat bagi perekonomian daerah,’’ ujarnya. man

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.