Orangtua Bersengketa, Anak Pun Menderita

Virgine. Foto: Ist
Virgine. Foto: Ist

DENPASAR – Ketika pasangan suami-istri bersengketa, maka anak niscaya menderita karena menjadi korbannya. Virgine (22), anak pasangan Ng Boon Kwee dan Meivi Marce Margaritha Powa, misalnya, sampai sempat mengalami gejala depresi karena cukup lama memendam luka batin melihat prahara orangtuanya. Dia berharap yang terbaik untuk orangtuanya, meski dia sesungguhnya anak tiri dari Daniel, panggilan lain Ng Boon Kwee.

Sebelumnya, Daniel sempat menggerebek Meivi yang diduga selingkuh dengan oknum pengacara berinisial Armb di salah satu vila, Januari lalu. Daniel menggeruduk vila didampingi anggota Polsek Kuta Utara, Polres Badung. Namun, polisi kemudian menghentikan penyelidikan kasus itu karena menilai tidak cukup bukti untuk memprosesnya.

Bacaan Lainnya

Ditemui pada Rabu (4/5/2022), Virgine bertutur bagaimana konflik orangtuanya berdampak buruk terhadap dia dan adik-adiknya yang masih kecil. Dia menyesalkan sikap ibunya yang terkesan memutar-balikkan fakta saat diwawancara media, dengan menuduh Daniel suka main perempuan. “Saya tahu ayah saya tidak begitu. Justru mama yang begitu, saya melihat itu sejak saya masih kecil,” sesalnya, yang mengaku mengundang media itu murni inisiatif pribadinya.

Menurut Virgine, dia mengenal Daniel sejak berusia sekitar 10 tahun sebagai teman ibunya. Sampai kemudian Daniel menikai Meivi tahun 2017, Virgine mengaku sampai kini diperlakukan selayaknya anak kandung, bukan anak tiri. Yang membuatnya sedih, Daniel disebut tidak pernah berusaha mempengaruhi dia untuk membenci Meivi. “Dedi (panggilan Daniel) malah selalu minta aku untuk tetap jagain mama. Dedi sabar sekali meski mamaku seperti itu kelakuannya,” kisah Virgine dengan nada bergetar.

Baca juga :  Wow...Kasus Covid-19 Sudah Tembus 40 Ribu Lebih, Sembuh 15.703 Orang

Setelah “dekat” dengan Armb, sambungnya, Meivi kini juga menjalin kedekatan dengan pria lain. Kondisi itu membuat Virgine tertekan, dan memilih untuk bersuara untuk mendudukan persoalan secara faktual sejauh dia lihat dan alami. Yang miris, Virgine berkata dia siap menerima konsekuensi diusir dari rumah oleh Meivi akibat pernyataan dia.

“Diusir itu pasti. Lagian mama juga begitu sama dedi, kalau marah sampai ngusir. Sekarang dedi ama adik-adik aku tinggal di luar setelah diusir mama, padahal rumah itu dedi yang beli,” lugas perempuan berkacamata ini.

Ditanya apa yang dicari dengan mengungkap aib keluarganya sendiri, Virgine berkata dia ingin ada keadilan untuk Daniel dalam konteks hukum. Meski dia mengakui nyaris mustahil, dia tetap ingin Daniel dan Meivi rujuk kembali. “Saya berharap yang terbaik untuk papa dan mama. Mama juga biar bisa ngerti salahnya, jangan malah membalikkan fakta, apalagi tidak menghargai papa,” ungkapnya.

“Habis dari kantor polisi (usai digerebek), mama malah marahi papa dan adik-adik di rumah. Kasihan adik-adik saya masih kecil. Itu kan contoh nggak baik,” tandasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, Ng Boon Kwee (68), warga negara Malaysia, mesti tertatih-tatih berjalan mencari keadilan atas tindakan istrinya, Meivi, yang diduga berselingkuh dengan Armb, dan menelantarkan tiga anaknya. Meski dia bersama polisi memergoki istri dan Armb yang pengacara itu dalam satu kamar vila, tapi kasusnya dihentikan Satreskrim Polres Badung. Dia kemudian menulis surat curhat ke Kapolda Bali dan Kapolri untuk memohon keadilan. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.