Mohan Fokus Rangkul Semua Kader Golkar, Enggan Bahas Pergantian Ketua DPRD NTB

  • Whatsapp
KETUA DPD Partai Golkar NTB, Mohan Roliskana. Foto: rul
KETUA DPD Partai Golkar NTB, Mohan Roliskana. Foto: rul

MATARAM – Rumor adanya kemungkinan kocok ulang kursi Ketua DPRD NTB yang kini diduduki Isvie Rupaedah, terus berhembus kencang akhir-akhir ini. Isvie dikenal sebagai loyalis mantan Ketua Partai Golkar NTB, Suhaili FT. Dengan gagalnya Suhaili kembali menakhodai Golkar, sangat mungkin pergeseran dilakukan Ketua DPD Partai Golkar NTB yang terpilih dalam Musda lalu, Mohan Roliskana. Namun, Mohan enggan mengomentari rumor pergantian kursi Ketua DPRD NTB itu. 

“Sementara kami belum sampai ke sana. Saya mau fokus bagaimana beliau ini (Ahyar Abduh dan Suhaili) untuk dirangkul dalam membesarkan Partai Golkar di NTB,” ujar Mohan, Kamis (11/3/2021).

Bacaan Lainnya

Wali Kota Mataram itu berujar akan fokus agar dapat merangkul semua kader untuk bersama-sama memajukan, dan membesarkan parpol berlambang pohon beringin itu di NTB. “Nantilah kita bicarakan soal Ketua DPRD NTB itu. Sekarang ini kami lagi mengatur strategi bagaimana Partai Golkar tetap besar di NTB,” serunya.

Dia menegaskan, dalam kepengurusanya tidak akan ada kader terbuang dan tersingkir akibat dinamika atau perbedaan saat Musda. Baginya hal wajar jika ada perbedaan muncul dan berkembang dalam setiap musda. Yang terpenting, sambungnya, seluruh elemen di Partai Golkar di NTB saling bekerja sama, dan bahu-membahu untuk bekerja keras secara kolektif membangun dan memajukan partai. 

Baca juga :  PBSI Tarik 5 Pemain di Tiga Nomor pada Swiss Open, Ini Alasannya!

Mohan sadar sosok Ahyar dan Suhaili sudah berkontribusi dan berperan besar memajukan Partai Golkar di NTB, sehingga dia berharap keduanya tetap bisa memberi kontribusi untuk kemajuan partai. “Tentu kami berharap saran dan masukan beliau ini untuk kemajukan Golkar di NTB,” ucapnya.

Terkait posisi akan diberikan kepada Ahyar dan Suhaili dalam struktur kepengurusan, dia menjamin akan menempatkan dua tokoh itu dalam posisi strategis. Dengan begitu diharapkan peran dan kontribusi mereka tetap tersalurkan demi kemajuan Golkar. “Nanti kami tentukan setelah rapat koordinasi,” terangnya menandaskan. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.