Mensos Pastikan Penyaluran BST di Karangasem Sudah Tepat Sasaran

  • Whatsapp
Foto: BUPATI MAS SUMATRI BUPATI Mas Sumatri menerima kunjungan kerja Mensos RI, Juliari P. Batubara, di Kantor Pos Padang Bai, Desa Padang Bai, Manggis, Jumat (21/8). Foto: nad
Foto: BUPATI MAS SUMATRI BUPATI Mas Sumatri menerima kunjungan kerja Mensos RI, Juliari P. Batubara, di Kantor Pos Padang Bai, Desa Padang Bai, Manggis, Jumat (21/8). Foto: nad

KARANGASEM – Bupati Mas Sumatri; didampingi Wabup Artha Dipa menerima kunjungan kerja (Kunker) Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Juliari P. Batubara, di Kantor Pos Padang Bai, Desa Padang Bai, Manggis, Jumat (21/8).

Dalam rangka penanganan Covid-19 dan mengurangi dampak pandemi yang belum berakhir, pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) periode II (tahap keempat) melalui PT Pos Indonesia (Persero). Guna memastikan penyaluran berjalan lancar, Mensos Juliari P. Batubara; bersama Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Asep Sasa Purnama; Direktur Penanganan Fakir Miskin Wil. 2; I Wayan Wirawan, beserta jajaran melakukan kunjungan kerja.

Bupati Mas Sumatri mengucapkan selamat datang kepada Mensos RI berserta rombongan di Desa Padang Bai Kabupaten Karangasem. ‘’Kehadiran Bapak Menteri memberikan semangat pada kami di tengah situasi Covid-19 yang amat sangat berdampak pada sisi kehidupan baik kesehatan, sosial maupun ekonomi,’’ ujar Mas Sumatri.

Baca juga :  Jelang Hari Raya Galungan, Disperindag Monitoring Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Rakyat

Mas Sumatri juga menyampaikan, bahwa dari jumlah penduduk terdapat 43.038 RT atau 152.389 jiwa penduduk miskin (DTKS) dengan prosentase kemiskinan 6,25 persen di tahun 2019, mengalami penurunan dari tahun 2015 (7,44 persen). Dengan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Karangasem 67,34. Prosentase penduduk miskin mengalami penurunan dan Indeks Pembangunan Manusia mengalami peningkatan selama lima tahun berturut-turut dari 64,68 di tahun 2015 menjadi 67,34 di tahun 2019.

‘’Langkah konkret yang dilaksanakan Pemkab Karangasem dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 dari sisi kebijakan anggaran telah melaksanakan refocusing anggaran tahun 2020 yang dialokasikan untuk tiga bidang penanganan yaitu penanganan bidang kesehatan, bidang jaring pengaman sosial dan bidang penanganan dampak ekonomi,’’ terang Mas Sumatri.

Baca juga :  Jalani Tes Cepat Corona di KPU, Begini Ekspresi Para Peserta

Mas Sumatri juga menambahkan bantuan sosial dari Kemensos di Kabupaten Karangasem sudah terlaksana dengan baik, lancar dan tepat sasaran. Diharapkan bisa meringankan beban kebutuhan keluarga, begitu pula dengan para penerima manfaat dapat menggunakannya sebaik mungkin.

Pada kunjungan kerja ini, Mensos Juliari P. Batubara, menjelaskan bahwa BST adalah bantuan berupa uang yang diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu yang terkena dampak wabah Covid-19. Bantuan sosial tersebut disalurkan kepada 9.000.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nilai bantuan sebesar Rp 600.000 per KPM per bulan untuk April sampai dengan Juni, dan Rp300.000 per bulan untuk Juli sampai dengan Desember. Untuk Bulan Juli dan Agustus akan diberikan sekaligus di Agustus.

Mensos RI Juliari P. Batubara juga menerangkan untuk Kabupaten Karangasem jumlah penerima BST sejumlah 6.710 KPM dengan penyalur PT Pos Indonesia dan 538 KPM dengan penyalur Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Khusus Kecamatan Padang Bai Jumlah penerima BST 205 KPM dengan total bantuan Rp61.500.000 per bulan tersebar pada empat desa.

Baca juga :  Sekda Rai Iswara Terima Uang Edisi Khusus Rp75 Ribu

Desa Padang Bai 49 KPM dan Desa Antiga Kelod 42 KPM dengan total bantuan senilai Rp27.300.000 per bulan. Sedangkan untuk jumlah penerima program sembako Kabupaten Karangasem sejumlah 10.235 KPM.

‘’Dengan bantuan sosial ini diharapkan akan mendukung dan menggerakkan ekonomi lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi setempat, sehingga diharapkan dapat mengatasi permasalahan permasalahan akibat pandemi Covid-19,’’ harapnya.

‘’Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, penyaluran BST dan program sembako diharapkan berjalan dengan baik, dan memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan KPM,’’ imbuh Mensos RI Juliari P. Batubara. 017

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.