Menparekraf Apresiasi Gerai UMKM Bank BPD Bali Madolan, Bangkitkan Ekonomi dan Peluang Perluasan Usaha

MENPAREKRAF Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi gerai UMKM Bank BPD Bali Madolan di area kedatangan wisatawan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (15/1/2022). Foto: ist

MANGUPURA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi gerai UMKM Bank BPD Bali Madolan yang ini digelar di area kedatangan wisatawan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, kehadiran gerai UMKM disana sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, sebagai ajang promosi produk untuk memperluas peluang usaha, dan juga mendukung perhelatan G20.

Bacaan Lainnya

Kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno di gerai UMKM Bank BPD Bali Madolan, Sabtu (15/1/2022), disambut hangat Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, dan jajaran. Program UMKM Bank BPD Bali Madolan ini merupakan salah satu upaya nyata meningkatkan industri kreatif, khususnya pemberdayaan UMKM agar go nasional dan internasional.

“Tentunya produk UMKM ini akan terus kita evaluasi berkoordinasi dengan Dekranasda Provinsi Bali, dan UMKM lain yang sudah dikurasi karena ini lokasi premium, sehingga kualitas dan layanan perlu menjadi perhatian. Tentunya Bank BPD Bali sesuai visi-misi dalam pemberdayaan UMKM searah dengan kebijakan Bank Indonesia, bank diharapkan pada 2024 porsi pembiayaan UMKM sebesar 30 persen. Kami di Bank BPD Bali sampai dengan posisi Desember 2021 di angka 45 persen,” ungkap Sudharma.

Baca juga :  Pasar Galiran Kembali Dibuka 24 Jam

Ia menegaskan, Bank BPD Bali akan terus meningkatkan program pembiayaan dan pendampingan UMKM dengan kesadaran bahwa ekosistem digital harus dibangun dengan perencanaan matang. Menumbuhkan ekosistem digital melalui QRIS, Bank BPD Bali memberikan hadiah dari transaksi yang dilakukan.

Merchant pemberi layanan QRIS juga akan mendapat reward dari perbankan yang jadi penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP). Langkah ini dilakukan untuk memperbanyak merchant di Bali menyediakan layanan pembayaran via QRIS.

Sudharma mengatakan, merchant yang ingin memiliki layanan QRIS tinggi mengajukan ke perbankan agar dibuatkan barcode. Sementara masyarakat pengguna QRIS juga tidak perlu repot-repot jika ingin bertransaksi dengan QRIS. “Tinggal buka rekening, lalu buka merchant QRIS. Dananya pun akan langsung masuk ke merchant. Jadi transaksinya H plus nol. Sekarang transaksi, langsung masuk,’’ ujarnya.

Sudharma menambahkan, transaksi via QRIS juga dinilai akan membantu perbankan dalam kredit scoring merchant jika ingin mengakses kredit. ‘’Apabila transaksi melalui QRIS banyak, akan gampang tahu penjualan UMKM. Merchant juga nantinya akan kami beri apresiasi berupa reward jadi tidak hanya pengguna mobile banking, merchant juga akan dapat apresiasi,’’ terangnya.

Seperti diketahui, pengguna mobile banking BPD Bali telah melebihi nasabah pengguna ATM dan yang datang langsung ke teller. Data ini menunjukkan ekosistem digital semakin kuat di Bali. Dalam mobile banking tersebut, tersedia fitur QRIS sehingga ketika bertransaksi menggunakan QRIS, maka saldo di rekening BPD Bali otomatis terpotong.

Baca juga :  Gubernur Koster Dorong Edukasi Pentingnya Diversifikasi Pangan

Penetrasi ekosistem digital yang semakin masif ini diklaim guna meningkatkan industri ekonomi kreatif di Bali termasuk pemberdayaan UMKM. Secara offline, UMKM diberi ruang untuk memamerkan produknya, tentunya dengan alat bayar QRIS, sementara secara on boarding, UMKM Bali juga diberi ruang di marketplace balimall.id untuk menjual produk agar lebih dikenal luas.

‘’Kami akan terus meningkatkan program pembiayaan dan pendampingan karena ekosistem ekonomi kreatif dan UMKM ini harus dibangun dan disinergikan di dunia digital,’’ lugasnya.

Menparekraf Sandiaga Uno memuji program UMKM SIAP QRIS Bali Bangkit. Bahkan ia mengaku siap rojali alias rombongan jadi beli produk UMKM Bali.

‘’Ini adalah kolaborasi yang apik untuk kebangkitan ekonomi kita. Dalam kondisi Covid-19 total 500 UMKM yang sudah dikurasi dan kalau kita lihat jumlah KUR UMKM di Bali lebih dari 61 persen. Saya harap ini menjadi orientasi kebangkitan kita. Dengan adanya G20 kita pastikan UMKM kita semakin bergeliat,’’ harapnya. nan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.