Megawati Dikatakan Sakit Parah, PDIP Gianyar Laporkan Penyebar Hoaks

  • Whatsapp
SEJUMLAH kader PDIP Gianyar, melaporkan pelaku penyebar hoaks Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengalami sakit parah ke Polres Gianyar. foto: adi

GIANYAR – Beredarnya hoaks Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengalami sakit parah, membuat kader PDIP gerah. Menyikapi itu, kader PDIP Gianyar dipimpin Sekretaris DPC PDIP Gianyar, I Ketut Sudarsana, melaporkan penyebar hoaks itu ke Polres Gianyar, Selasa (14/9/2021).

Ketut Sudarsana mengatakan, dia melaporkan penyebar hoaks yang mengatakan Megawati sakit parah, bahkan ada yang mengatakan meninggal. Dalam hal ini ada 12 akun yang dilaporkan, baik itu akun Twitter, Instagram, Facebook, WAG dan sebagainya. “Bahkan sampai ada yang kirim karangan bunga. Kami tegaskan itu tidak benar. Karena ada tindak pidananya, maka kami laporkan,” sebutnya.

Bacaan Lainnya

Sudarsana didampingi Bendahara PDIP Gianyar, Ni Made Ratnadi, menguraikan, saat membuat laporan, pihaknya diterima Reskrim Polres Gianyar. Setelah itu mereka menemui Kapolres Gianyar, AKBP Made Bayu Sutha Sartana.

Dia mengakui lokasi kejadian tersebut berada di Jakarta. Namun, laporan yang dilakukan di daerah ini lantaran hoaks tersebut disebarkan di media sosial, sehingga dampaknya ke mana-mana dan meresahkan masyarakat. “Ini meresahkan masyarakat, bukan hanya PDIP saja. Sebab kalau tidak ditindaklanjuti, bagaimana hukum ini?” seru Ketua Fraksi PDIP DPRD Gianyar ini.

Baca juga :  Cegah Covid-19, Kelurahan Renon Gelar Penertiban Protokol Kesehatan

Dia menegaskan saat ini kondisi Megawati sehat. “Ibu sehat, bahkan jauh lebih sehat dari kami,” klaimnya. Sudarsana sangat menyayangkan adanya hoaks tersebut, karena informasi bohong yang disampaikan tersebut telah merusak psikis kader PDIP.

“Orang yang sehat diberitakan meninggal, mungkin mereka ingin membuat sesat dan ingin ibu sakit atau meninggal. Kami juga sangat dikorbankan secara psikis,” tandasnya tanpa merinci korban psikis seperti apa dimaksud. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.