Masih Petakan Kader Terbaik, PDIP Buleleng Belum Susun DCS

BULELENG – Menyongsong Pemilu 2024, sejumlah partai politik mulai melirik beberapa orang kader terbaik untuk maju sebagai calon legislatif sebagai upaya mendongkrak perolehan suara. Meski daerah lain sudah ada menyusun Daftar Calon Sementara (DCS), hal serupa belum terjadi di Buleleng.

PDIP sebagai partai pemenang di Pileg 2019 lalu di Buleleng dengan meraih 157.617 suara atau setara 18 kursi DPRD Buleleng, belum menyusun DCS, baik petahana maupun pendatang baru.

Read More

Sekretaris DPC PDIP Buleleng, Gede Supriatna, mengaku belum melakukan penyusunan DCS hingga sekarang ini. Dia berujar hal tersebut karena pengurus DPC PDIP Buleleng masih melirik-lirik kader terbaik. “Belum,” kata Supriatna singkat, Jumat (23/9/2022) melalui pesan Whatsapp.

Namun dari beberapa sumber yang diperoleh di lingkup pengurus DPC PDIP Buleleng, justru menyebut tahap penyusunan DCS kini sudah dilakukan. Memang itu dilakukan dengan melirik-lirik kader terbaik untuk maju di Pileg 2024 nanti. “Belum bisa dikeluarkan. Masih mencari bakal calon (di setiap dapil),” bisik sumber di lingkup DPC PDIP Buleleng.

Beberapa kader yang diprediksi nantinya bakal maju di Pileg 2024 untuk DPRD Buleleng, tampaknya kini sudah unjuk gigi dengan turun melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat di masing-masing dapil. Entah itu petahana maupun kader pendatang baru.

Anggota DPRD Buleleng dari PDIP yang juga merupakan petahana, Ketut Ngurah Arya, mengaku sangat optimis bakal kembali maju di Pileg 2024 nanti. Bahkan Ngurah Arya yang kini Ketua Fraksi PDIP Buleleng juga turun melakukan berbagai persiapan.

Persiapan Bendahara DPC PDIP Buleleng ini untuk bisa mendongkrak suara konstituennya jika dibandingkan Pileg 2019 lalu. “Ya (maju kembali di Pileg Buleleng tahun 2024). Nomor 1 di Dapil 4 (Kecamatan Seririt dan Gerokgak),” pungkas politisi asal Desa Gerokgak, Buleleng ini. rik

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.