Lomba Bapang Barong PKB XLIII, Duta Denpasar Tampil Apik

  • Whatsapp
PENAMPILAN bapang barong Ket Duta Denpasar yang diwakili Sekehe Gong Sancaya Kanthi, Desa Adat Kesiman saat perekaman lomba pada PKB XLIII di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, Minggu (6/6/2021) malam. foto: ist

DENPASAR – Duta kesenian Kota Denpasar kembali sukses tampil maksimal dan apik pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII. Kali ini datang dari Sekehe Gong Sancaya Kanthi, Desa Adat Kesiman yang tampil dengan performa terbaiknya saat perekaman Wimbakara (Lomba) Bapang Barong Ket dan Mekendang Tunggal di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, Minggu (6/6/2021) malam.

Ikut menyaksikan sekaligus memberikan dukungan yakni Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Istri Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Kadis Kebudayaan IGNB. Mataram, Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai serta jajaran Tim Kesenian Denpasar.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara mengaku bangga karena seluruh duta kesenian Kota Denpasar mampu menunjukan kemampuan maksimal. “Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi karena duta kesenian Denpasar telah menunjukan performa terbaiknya, seperti pada Lomba Barong Ket dan Mekendang Tunggal yang juga telah tampil apik dan maksimal,” ujarnya.

WALI Kota Jaya Negara bersama istri Ny. Antari Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya serta jajaran Tim Kesenian Kota Denpasar memberikan dukungan saat perekaman Lomba Bapang Barong Ket dan Mekendang Tunggal di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar

Jaya Negara berharap, dengan maksimalnya penampilan Sekehe Barong duta Denpasar ini, dapat memberikan hasil yang terbaik.“Kita hormati penilaian dewan juri. Tapi, dengan penampilan maksimal ini, kita berharap dapat menjadi yang terbaik,” harapnya.

Baca juga :  Sambut HUT Kemerdekaan RI, Kandel Serahkan Sembako untuk Difabel 

Kordinator Sekeha, I Made Nadi mengatakan, Tari Barong merupakan salah satu tarian yang berasal dari Bali yang menceritakan tentang mitologi gambaran binatang yang memiliki kekuatan gaib dan dapat melindungi manusia dari serangan mahkluk jahat.

“Tarian ini merupakan peninggalan kebudayaan Pra-Hindu yang melambangkan pertempuran antara kebaikan (Dharma) dan Kejahatan (Adharma). Kebaikan dan Kejahatan selalu berdampingan atau yang disebut juga Rwa Bhineda,” jelasnya.

Ditambahkan, tarian ini dikemas dengan pakem Tari Bali meliputi Pepeson, Pengawak, dan Pekaad yang diiringi dengan gamelan bebarongan atau Gong Kebyar meliputi tabuh Gilak Petopengan, Goak Macok dengan Pengadeng, Ngintip Jangkrik dan Omang. ”Dengan latihan optimal, kami berharap dapat memberikan hasil terbaik untuk Denpasar,” harapnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.