BULELENG – Beberapa jabatan di lingkup Pemkab Buleleng, Bali lowong karena pejabat sebelumnya sudah pensiun. Untuk mengisi kekosongan jabatan, maka dilantik beberapa pejabat baru.
Pejabat baru yang dilantik yakni 5 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) dan 145 Jabatan Administrator dan Pengawasan.
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Struktural ini dilakukan oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Kamis (4/3/2021), secara daring dari ruang rapat lobi kantor Bupati Buleleng.
Dalam mutasi jabatan khusus untuk eselon II, terdapat pemindahan tempat tugas. Salah satunya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng, Gede Melandrat, kini ditugaskan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng.
Kepala DLH Buleleng sebelumnya Putu Ariadi Pribadi kini menjabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Pemindahan ini dilakukan, mengingat hal-hal yang berkaitan dengan pertamanan saat ini dibebankan kepada DLH.
“Saya rasa Pak Melandrat lebih berpengalaman dalam persoalan pertamanan, sempat menjabat di bidangnya (Bidang di Dinas Perkimta sebelum Kepala DKPP). Jadi, keasrian kota tetap terjaga. Kepada pejabat yang baru, semoga dapat menjalankan tugas dengan baik,” kata Suradnyana.
Selain itu, Putu Karuna sebelumnya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Buleleng, kini menjabat Inspektur Buleleng. Lalu jabatan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan diisi oleh Ida Bagus Suadnyana yang sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Buleleng.
Terakhir, Kepala Dinas Kominfosanti, Ketut Suweca, kini menjabat Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Buleleng. ”Mohon untuk semua pejabat yang baru agar benar-benar memahami tugas masing-masing. Harus bisa menjalin kerjasama yang baik untuk melewati masa sulit ini,” harap Bupati.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, Nyoman Wisandika, menjelaskan, masih ada beberapa jabatan eselon II yang lowong, yakni Kepala Dinas Pariwisata (Dispar), Kepala DKPP, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng.
Pengisian untuk jabatan yang masih kosong tersebut menunggu petunjuk Bupati Buleleng selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Usai mendapat petunjuk, baru dilakukan seleksi terbuka.
“Untuk jabatan eselon II bisa nanti terjadi pergeseran. Untuk eselon III dan IV yang kosong, nanti bisa rotasi atau seleksi,” pungkas Wisandika. rik























