DENPASAR – Diserahkannya laporan tahapan Pilkada 2020 oleh jajaran KPU kabupaten/kota di Bali ke KPU RI, medio pekan lalu, menandakan rampungnya kegiatan politik serentak di Indonesia itu. Namun, kerja baru menyiapkan tahapan Pilkada 2024 sudah di ambang pintu. Soliditas jajaran KPU di Bali jadi agenda utamanya.
“KPU RI mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan bagus rekan-rekan di KPU kabupaten/kota di Bali. Laporan tahapan Pilkada 2020 itu sebagai bukti kami merampungkan kegiatan Pilkada,” kata Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, Minggu (28/3/2021).
Meski lembaganya tidak melangsungkan pilkada lingkup provinsi, Lidartawan turut menemani jajaran komisioner kabupaten/kota yang membawa laporan ke KPU RI.
Selain laporan tahapan, dia berkata KPU kabupaten/kota juga memiliki kewajiban untuk menyusun laporan keuangan Pilkada 2020. Hanya, waktunya memang relatif fleksibel, karena paling lambat tiga bulan setelah pelantikan paslon terpilih. Mengingat pelantikan kepala daerah di Bali serentak pada 26 Februari, berarti tenggat pelaporan tanggal 26 Mei mendatang.
Secara administrasi, terangnya, sekretariat masing-masing KPU kabupaten/kota akan membuat laporan keuangan untuk dikembalikan ke pemberi hibah. Dalam hal ini pemerintah daerah masing-masing. Dan, sejauh ini seluruh anggaran tersebut masih tercatat sebagai Silpa di KPU.
Meski KPU RI menilai bagus kinerja komisioner di Bali, Lidartawan berujar ada pesan penting yang dilontarkan Arief Budiman, yakni tetap jaga soliditas dan kekompakan. Dengan demikian, persiapan Pilkada 2024 diharap dapat dieksekusi jauh lebih baik dibanding Pilkada 2020. Selain itu, komisioner di Bali diajak jangan merasa bangga dulu meski Pilkada di Bali tidak ada yang berujung ke Mahkamah Konstitusi.
“Masih banyak pekerjaan harus kami selesaikan, salah satunya jaga soliditas untuk kunci sukses. Solid itu berarti semua komisioner mempelajari aturan, jangan ada yang pura-pura pintar, jangan juga ada yang semangat belajar tapi ada yang malas belajar. Itu pesan penting yang diingatkan Pak Arief ke kami,” pungkas mantan Ketua KPU Bangli dua periode tersebut. hen























