DENPASAR – Kaum pelajar atau sering disebut kaum milenial memang menjadi pangsa pasar penyalahgunaan narkoba. Guna mengatasi hal tersebut, BNNK Denpasar menggiatkan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba).
Kepala BNN Kota Denpasar, KBP. I Ketut Adnyana Putera, S.Si., Selasa (30/8/2022), mengatakan, program Sekolah Bersinar tersebut sebagai wujud keprihatinan karena kaum milenial saat ini menjadi sasaran peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Karena itu, kata Adnyana Putera, salah satu fokus utama pencegahan penyalahgunaan narkoba menyasar pada generasi muda dengan memasifkan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
‘’Untuk generasi milenial melalui program khusus yang dinamakan Sekolah Bersinar,’’ ujarnya.
Beberapa tahapan sudah dilaksanakan untuk program Sekolah Bersinar. Pada Senin (29/8/2022) Kepala BNN Kota Denpasar, KBP. I Ketut Adnyana Putera, menjadi pembina dalam apel bendera di SMP Tunas Harapan Jaya Denpasar.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Nomor : 420/4248/Disdikpora/2022, perihal mohon dukungan dan guna mewujudkan Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba). Kegiatan ini diikuti oleh para guru SMP dan SD Tunas Harapan Jaya beserta siswa-siswa SD dan SMP Tunas Harapan Jaya Denpasar.
Selain menghimbau seluruh siswa-siswi SMP dan SD Tunas Harapan Jaya Denpasar untuk selalu menjauhi bahaya barkoba, ia juga mengajak warga sekolah untuk mewujudkan Sekolah Bersinar. Dan, memfolow semua akun sosial media BNNK Denpasar guna mendapatkan informasi tepat dan jelas.
Ia mengatakan lewat Sekolah Bersinar ini ada peran aktif dari sekolah untuk membantu mengkampanyekan bahaya narkoba. Mulai dari penyuluhan, sosialiasi dan edukasi yang menyasar kepada para pelajar.
‘’Di Sekolah Bersinar selain memberikan edukasi, melaksanakan sosialisasi dengan berbagai macam seminar dan membuat program P4GN, pihak sekolah juga harus punya komitmen, regulasi dan pembentukan satgas/relawan,’’ sebutnya.
Program Sekolah Bersinar ini didukung Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. Menurut Wiratama, program ini sangat bagus dan sangat baik untuk keberadaan sekolah serta warga sekolah itu sendiri.
“Dengan adanya kegiatan seperti sosialisasi dan penyuluhan rutin itu, para generasi penerus bisa terbebas dari bahaya narkoba yang bisa merusak masa depan,’’ ujar Wiratama.
Menurutnya, sosialisasi menjadi salah satu cara untuk mengajak semua pihak berperan aktif dalam upaya P4GN di Kota Denpasar, khususnya di lingkungan pendidikan untuk menjaga anak didik agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. ‘’Jika bahaya narkoba tidak dikenalkan sejak dini, dan jika peredaran narkoba tidak diberantas dari sekarang, maka lihat lima atau sepuluh tahun yang akan datang, seperti apa generasi muda kita nantinya,’’ ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan Wiratama, pemahaman tentang bahaya narkoba ini sangat dibutuhkan agar para pelajar dapat mengetahui kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh bahan-bahan berbahaya tersebut. Selain itu juga menanamkan nilai-nilai keagamaan juga sangat perlu untuk membentengi anak-anak agar terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
‘’Kami berharap BNN Kota Denpasar dapat selalu mengadakan sosialisasi seperti ini baik kepada siswa juga kepada guru-guru SD maupun SMP,’’ ujar Wiratama menandaskan. tra























