Lapas Singaraja Usulkan 27 Warga Binaan Terima Remisi Idul Fitri

SEBANYAK 27 warga binaan (WB) atau narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, diusulkan untuk mendapatkan remisi (potongan masa penahanan) serangkaian hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Ilustrasi. Foto: internet
SEBANYAK 27 warga binaan (WB) atau narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, diusulkan untuk mendapatkan remisi (potongan masa penahanan) serangkaian hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Ilustrasi. Foto: internet

BULELENG – 27 warga binaan (WB) atau narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, diusulkan untuk mendapatkan remisi (potongan masa penahanan) serangkaian hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Usulan ini sudah dikirim ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI.

Remisi yang diusulkan terhadap 27 WB ini berbeda-beda, mulai dari 15 hari, 1 bulan (30 hari), 1 bulan lebih 15 hari (45 hari), dan 2 bulan (60 hari). Sebagian besar mereka yang mendapatkan remisi ini berasal dari perkara pidana narkotika, pencurian, dan perlindungan anak.

Bacaan Lainnya

Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja, Wayan Putu Sutresna mengatakan, sejatinya ada 42 WB di Lapas Singaraja beragama Islam. Akan tetapi, hanya 27 orang yang dapat diusulkan mendapatkan remisi hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah.

Sementara, sisanya 15 orang lagi masih belum memenuhi syarat. Bahkan dari 15 WB itu, satu WB dari kasus perlindungan anak pindahan Lapas Karangasem di antaranya terkena pelanggaran atau register F, lantaran sempat melawan petugas saat berada di Lapas Karangasem.

Selain itu, 2 WB lainnya belum menjalani masa pidana 6 bulan dan 1 orang lainnya masih belum memiliki remisi sebelumnya, sesuai dengan Permenkumham RI No. 7 Tahun 2022. ‘’Untuk 11 orang WB lainnya masih berstatus sebagai tahanan di Lapas Singaraja,’’ kata Sutresna, Jumat (29/4/2022).

Baca juga :  IBL 2022: Pacific Caesar Raih Kemenangan Pertama Usai Kalahkan Rans PIK

Usulan remisi ini, dijelaskan Putu Sutresna, nantinya dijawab oleh Kemenkumham HAM RI mendekati hari raya Idul Fitri, disertai dengan surat keputusan (SK). Sutresna pun berharap, agar usulan remisi dari Lapas Singaraja ini dapat disetujui oleh Kemenkumham RI.

Sementara WB yang nantinya dapat menerima remisi diharapkan tidak mengulangi perbuatannya. ‘’Kami berharap, dengan usulan ini mereka dapat terus berperilaku baik. Ketika nanti bebas (dari Lapas Singaraja), mereka bermanfaat di lingkungan masyarakat,’’ pungkas Sutresna. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.