KPU Tabanan Sabet Lima Terbaik Penyelenggara Pilkada 2020, KPU Bali Sumbang 68 Kantong Darah ke PMI

  • Whatsapp
KETUA KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, memantau proses donor darah di KPU Bali, Rabu (25/8/2021). Foto: hen
KETUA KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, memantau proses donor darah di KPU Bali, Rabu (25/8/2021). Foto: hen

DENPASAR – KPU Bali memberi penghargaan kepada enam KPU kabupaten/kota di Bali yang melaksanakan Pilkada 2020 lalu. Dari 12 kategori yang dinilai, KPU Badung menyabet juara I dalam tiga kategori, sedangkan KPU Tabanan dalam lima kategori. Penyerahaan penghargaan dilakukan di KPU Bali usai kegiatan donor darah, Rabu (25/8/2021).

Award (penghargaan) kami berikan untuk enam kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada 2020 lalu. Kami ingin memacu prestasi rekan-rekan di kabupaten/kota untuk terus memberi sekaligus berkompetisi untuk pelayanan terbaik,” kata Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Bacaan Lainnya

Dengan adanya award semacam ini, terangnya, dia berharap pada saat Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang segala sesuatu yang dikerjakan dapat lebih baik lagi. “Prinsipnya kami memperbaiki segala sesuatu yang ada agar lebih berkualitas, penyelenggara juga lebih berkualitas. Total ada 12 kategori yang kami nilai,” tegasnya.

Berdasarkan data yang tersedia, KPU Badung mendulang juara I dalam tiga kategori. Lembaga yang dinakhodai I Wayan Semara Cipta itu dinilai terbaik untuk kategori Antisipasi Sengketa, Sirekap Terbaik, dan Proses Pemungutan dan Penghitungan Suara Terbaik. Untuk kategori Pengelolaan Logistik Terbaik, juara I direbut KPU Tabanan; kategori Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan Terbaik diraih KPU Bangli sebagai juara I, kategori Proses Pencalonan Terbaik jatuh kepada KPU Denpasar sebagai juara I. Selanjutnya pada kategori Keterbukaan Informasi E-PPID Terbaik, Strategi Sosialisasi di Website dan Medsos Terbaik, Inovasi Sosialisasi Terbaik, dan Akurasi Pemutakhiran Data Pemilih Terbaik juara I direngkuh KPU Tabanan. Total KPU Tabanan menyabet juara I dalam lima kategori.

Baca juga :  Gerindra Tekankan Aspirasi Politik Santun, Partai Lain Bukan Musuh

Dua kategori lainnya yakni Ketepatan Pelaporan Kegiatan Kampanye Terbaik, juara I diserahkan kepada KPU Jembrana; sedangkan kategori dan Ketepatan Waktu Pemutakhiran Data Pemilih Terbaik jatuh ke KPU Karangasem.

Atas penghargaan untuk Sirekap Terbaik yang diperoleh, Wayan Semara Cipta mengaku tidak menyangka dinilai terbaik. Apalagi Sirekap terbilang baru dalam penerapan sebagai alat bantu dalam proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2020.  “Kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim di KPU Badung, yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh dedikasi, sehingga dinilai dengan pemberian penghargaan-penghargaan ini oleh KPU Provinsi Bali,” ucapnya di kesempatan terpisah.

Sebelumnya, pada hari yang sama, KPU Bali menggandeng PDDI Bali dan PMI Bali menyelenggarakan aksi sosial donor darah. Dari target 100 kantong darah, yang mendaftar sebanyak 86 orang, tapi yang bisa mendonorkan darah hanya 68 orang. “Kalau ibarat partisipasi masyarakat dalam pemilu, yang hadir ke TPS 86 persen, tapi suara yang sah 68 persen. Itulah yang terbaik yang dapat kami berikan di tengah banyak pembatasan kegiatan masyarakat selama PPKM ini,” kelakar komisioner KPU Bali, I Gede John Darmawan.

Menurut Citra dari PDDI Bali, kebutuhan darah di Denpasar dalam sehari bisa mencapai 160 kantong, dibagi untuk RSUP Sanglah dan RS swasta. Kata dia, RSUP Sanglah punya bank darah sendiri, sehingga jika ada yang butuh darah bisa membawa saudaranya untuk donor pengganti.

Baca juga :  DPR Wacanakan Evaluasi Kinerja dan Keberadaan Bulog, Polemik Impor Beras

“Kebutuhan itu 160 kantong, tapi rerata sehari kami hanya dapat 60 sampai 80 kantong. Jadi, ya, memang masih minus stok darahnya,” tutur perempuan berjilbab itu. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.