DENPASAR – Ada tiga daerah di Bali yang tidak melaksanakan Pilkada 2020, yakni Gianyar, Klungkung, dan Buleleng. Namun, KPU di tiga kabupaten itu tetap menjalankan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.
“Data tersebut sebagai bekal untuk melangsungkan Pilkada Serentak edisi berikutnya. Tapi sampai sekarang kami belum tahu kapan jadwal pastinya, karena masih dibahas di DPR RI,” kata komisioner KPU Bali, AA Raka Nakula, usai rapat penerimaan data pemilih berkelanjutan dari KPU Gianyar, KPU Klungkung, dan KPU Buleleng di KPU Bali, Rabu (27/1/2021).
Lebih jauh diutarakan, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tetap digarap KPU meski mereka belum melangsungkan pilkada. Data yang diterima tersebut merupakan data berkelanjutan tiap triwulan, dari tahun 2020 ke tahun 2021. “KPU Bali menetapkan daftar pemilih berkelanjutan yang dibawa KPU kabupaten tersebut,” urainya.
Komisioner KPU Bali lainnya, Luh Putu Widyastini, menambahkan, KPU yang tidak ikut Pilkada 2020 tetap bekerja memperbaiki data pemilih di wilayahnya. Data dimaksud hanya berupa jumlah pemilih saat ini, dan datanya terus diperbarui dengan koordinasi ke Dinas Catatan Sipil di masing-masing wilayah. “Tadi dari Bawaslu juga datang menyaksikan,” ucapnya. hen























