Koster Minta Masyarakat Bondalem Disiplin Jalani Karantina, Bagikan 1.900 Paket Sembako

  • Whatsapp
GUBERNUR Koster membagikan 1.900 paket sembako dari CSR BUMN dan Pemprov Bali untuk masyarakat Bondalem. Foto: ist
GUBERNUR Koster membagikan 1.900 paket sembako dari CSR BUMN dan Pemprov Bali untuk masyarakat Bondalem. Foto: ist

BULELENG – Kasus transmisi lokal penyebaran virus Corona yang terjadi masif di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, mendapat perhatian serius dari Pemprov Bali. Minggu (10/5/2020), Gubernur Bali, Wayan Koster, turun ke desa tersebut untuk meninjau warga yang tengah menjalani karantina wilayah.

Koster juga membagikan 1.900 paket sembako dari CSR BUMN dan Pemprov Bali untuk masyarakat, yang diserahkan secara simbolis di Kantor Perbekel Bondalem. Koster minta masyarakat Bondalem tetap disiplin menjalankan karantina sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.

Bacaan Lainnya

Koster tidak menampik saat ini wilayah Bondalem menduduki peringkat tertinggi kasus transmisi lokal di Bali. Sudah terdapat 31 kasus terkonfirmasi positif di Bondalem. Dari total itu ada tujuh orang sembuh, dan 24 menjalani perawatan, baik di RS Pratama Giri Emas maupun di RSUP Sanglah, Denpasar.

“Transmisi lokal di Bondalem tertinggi di Bali, jadi harus mendapat pengawasan ketat. Saat diputuskan isolasi, itu atas dasar kesepakatan Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten Buleleng agar penularan dari pasien positif dapat dikendalikan,” jelas Ketua DPD PDIP Bali asal Desa Sembiran, Buleleng  tersebut.

Baca juga :  Libur, Nadeo Tetap di Bali untuk Segarkan Pikiran

Sejauh ini di Bali, ungkapnya, ada tiga wilayah menjalani isolasi yakni Desa Abuan di Kabupaten Bangli, Kelurahan Padangkerta di Kabupaten Karangasem, dan Desa Bondalem di Kabupaten Buleleng. Untuk itu dia sekali lagi minta masyarakat agar disiplin dan tetap mengikuti arahan pemerintah.

Di sisi lain, meski di Bali terjadi kasus transmisi lokal, Koster menyebut tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 atau Corona di Bali tertinggi di tingkat nasional, mencapai 65 persen. Hanya, untuk tingkat nasional yang sembuh berada di kisaran 19 persen. Dengan begitu Koster berharap,  agar Provinsi Bali menjadi provinsi yang pertama di Indonesia terbebas dari Covid-19. Dengan demikian, sambungnya, perekonomian di Bali bisa kembali dengan normal.

Sebagai upaya memulihkan perekonomian di Bali di tengah pandemi ini, kata Koster, Pemprov Bali menyiapkan beberapa strategi. Termasuk mengeluarkan kebijakan di bidang pangan, yakni dengan membeli hasil pertanian lokal masyarakat Bali, terutama beras maupun sayuran. Tujuannya, ujar Koster, agar semua semua saling membantu. Ada yang memanfaatkan, ada membeli, ada yang menjual, sehingga ekonomi bisa bergerak karena semua produk lokal.

“Kami berharap Bali menjadi provinsi pertama di Indonesia yang bisa keluar dari pandemi Covid-19. Kami mengawasi secara ketat wilayah-wilayah yang zona kuning dan merah. Jadi, tindakan tegas diberikan bagi yang melanggar,” ulasnya.

Perbekel Desa Bondalem, Ngurah Sadu Adnyana, mengatakan, saat ini kebutuhan logistik di Bondalem pada minggu pertama karantina wilayah memang sudah terpenuhi. Hanya, terhadap bantuan yang baru datang ini pihaknya memerlukan waktu untuk melakukan pengemasan. “Kami dibantu relawan, jumlahnya sekitar ada 600-an orang. Kami hanya butuh vitamin agar para relawan tetap fit dalam bertugas,” jelasnya. 018/019

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.