Kontraktor dan Pekerja Migran di Gianyar Positif Covid-19

  • Whatsapp
KETUA Harian Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya. Foto: ist
KETUA Harian Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya. Foto: ist

GIANYAR – Pasien positif Covid-19 di Gianyar terus bertambah. Dilaporkan, pria berusia 36 tahun asal Lodtunduh, Kecamatan Ubud, positif terinfeksi virus Corona setelah melakukan perjalanan ke Surabaya, Sabtu (28/3/2020). Hal itu diungkapkan Ketua Harian Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar Made Gde Wisnu Wijaya, Sabtu (18/4).

Lebih lanjut dikatakannya, kontraktor asal Lodtunduh tersebut, berangkat ke Surabaya karena urusan pekerjaan. Pada Selasa (7/4/2020), pasien mengalami demam kemudian berobat di salah satu rumah sakit di Kota Surabaya. “Hasil pemeriksaan dokter menyatakan yang bersangkutan hanya demam biasa sehingga tidak perlu dilakukan rapid test maupun foto thorax,” jelasnya.

Seminggu kemudian, ia balik dari Surabaya menumpang pesawat, dari bandara langsung pulang ke rumah dan tidak mampir ke mana-mana. Namun, Sabtu (15/4/2020), pasien mengalami batuk-batuk dan memeriksakan diri ke RS Siloam. Hasil rapid test reaktif (positif Covid-19). Selanjutnya diminta tes swab di RSUP Sanglah. “Pasien menjalani pemeriksaan swab di RSUP Sanglah dan hari ini hasilnya keluar dinyatakan positif Covid-19.  Penanganan pasien dilakukan Satgas Provinsi Bali,” jelasnya.

Baca juga :  Positif Covid-19 di Karangasem Terus Bertambah

Selain itu juga ada tambahan positif Covid-19, yaitu Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Batubulan, Sukawati. PMI tesebut melakukan perjalan Miami-Madrid-Denpasar. Saat datang pada Jumat (17/4/2020) di Bandara Ngurah Rai langsung rapid test, dengan hasil positif. Lalu dilakukan tes swab dan diperiksa PCR di RSUP Sanglah pada Sabtu (18/4/2020). Penderita dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil swab tes.

‘’Penderita saat baru pulang langsung karantina di Bapelkes Denpasar. Penderita juga tidak dapat kontak dengan keluarga sampai saat ini,’’ pungkasnya.

Sampai Sabtu (18/4/2020) malam, jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Kabupaten Gianyar sebanyak 72 kasus, orang dalam pengawasan (ODP) 93 kasus, pasien dalam pengawasan (PDP) 3 kasus, serta kasus positif akumulatif 15 kasus, dua di antaranya dinyatakan sembuh. 011

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.