POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Gianyar masih tergolong rendah. Di sisi lain, potensi produksi ikan air tawar juga belum tergarap maksimal, meskipun peluang pengembangannya masih sangat terbuka.
Pejabat Fungsional Perencanaan Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Gianyar, Dewa Warmadewa, Selasa (31/3/2026), mengungkapkan, konsumsi ikan masyarakat Gianyar baru mencapai 31,3 kilogram per kapita per tahun. Angka ini masih di bawah rata-rata Provinsi Bali yang berada di kisaran 45 kilogram per kapita per tahun, bahkan tertinggal dari capaian nasional sebesar 54 kilogram per kapita per tahun.
“Untuk mencapai angka ideal konsumsi ikan sebesar 72 kilogram per kapita per tahun, masih perlu upaya bersama,” ujarnya.
Dari sisi produksi, ikan air tawar di Gianyar sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.976 ton. Produksi ini masih jauh dari potensi yang bisa dikembangkan, mengingat kebutuhan ideal ikan di Gianyar mencapai sekitar 2.300 ton per tahun, baik dari sektor air tawar maupun laut.
Produksi ikan air tawar didominasi Kecamatan Gianyar dengan capaian 624 ton per tahun, disusul Kecamatan Blahbatuh sebesar 495 ton. Namun, produksi ini sangat bergantung pada ketersediaan air irigasi. Jika terjadi kerusakan saluran irigasi, maka produksi ikan ikut terdampak.
“Sebagian kecil petani sudah menggunakan sumur bor, tetapi masih terbatas,” jelasnya.
Total lahan budidaya ikan air tawar di Gianyar tercatat sekitar 31 are, dengan sebagian petani memanfaatkan kolam terpal, khususnya untuk budidaya ikan lele. Secara keseluruhan, produksi ikan rata-rata di Gianyar baru mencapai 1.230 ton per tahun, sehingga kekurangannya masih harus dipasok dari luar daerah, termasuk dari Pulau Jawa.
Saat ini tercatat sebanyak 782 petani ikan, baik mandiri maupun kelompok, serta 380 nelayan aktif yang turut menopang sektor perikanan di Gianyar. Sementara itu, produksi ikan laut pada tahun 2025 mencapai 661,992 ton dan relatif stabil setiap tahunnya.
Untuk meningkatkan konsumsi ikan, Pemkab Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan terus melakukan berbagai upaya, mulai dari sosialisasi hingga lomba kuliner berbahan dasar ikan. Edukasi juga menyasar pelajar sejak tingkat TK hingga SMP guna membangun kebiasaan gemar makan ikan sejak dini.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan konsumsi ikan masyarakat Gianyar dapat meningkat sekaligus mendorong pemanfaatan potensi perikanan lokal secara optimal. adi























