Konsolidasi di Bali, Kaesang Minta Kader PSI Turun Sosialisasi Diri, Deklarasi Dukungan Pilpres Tunggu Momen

KAESANG Pangarep bersama Ketua DPW PSI Bali, Sekjen PSI dan Dewan Pembina PSI. Foto: ist
KAESANG Pangarep bersama Ketua DPW PSI Bali, Sekjen PSI dan Dewan Pembina PSI. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat Kopdarnas PSI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023), Kaesang Pangarep menghadiri Konsolidasi Bappilu PSI Provinsi Bali (Kopi Darat Wilayah Bali) pada Sabtu (30/9/2023). Kaesang ditemani istri, Erina Gudono. Hadir Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, Giring Ganesha, dan Isyana Bagoes Oka; Wakil Ketua PSI, Mohammad Andri Budiman; Bendahara Suci Mayang Sari, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto, bersama pengurus dan kader PSI Bali.

Kaesang mengatakan, konsolidasi dilakukan agar PSI dapat memenangkan Pemilu dan bisa lolos ke Senayan. Mencapai target itu, salah satu cara yang harus dilakukan adalah terjun langsung ke masyarakat untuk sosialisasi diri. “Sekarang banyak yang menerima teman-teman dari PSI saat sosialisasi ke masyarakat, dan itu harus terus dilanjutkan,” katanya.

Read More

Dia selalu mengingatkan kader PSI bahwa politik harus bergembira. Tidak ada kata mencela, membicarakan orang lain atau politisi lain. Dia mengajak agar gaya politik lama ditinggalkan, karena tidak relevan di zaman sekarang. Kader agar selalu semangat menatap Pemilu 2024, menebar senyum ke masyarakat, dan bila ada yang mencela agar tetap bekerja. “Yakini bahwa 2024 PSI menang dan akan ada fraksi PSI di DPR RI,” seru anak Presiden Joko Widodo tersebut.

Begitu didapuk sebagai Ketua Umum PSI, Kaesang mengaku akan ada beberapa perubahan komposisi kader yang maju Pileg, dari DCS menuju DCT. Sebab, ada beberapa orang yang bergabung. Namun, itu hanya penyesuaian dengan kondisi yang ada.

Soal arah dukungan calon presiden, dia mendaku PSI belum mengumumkan deklarasi dukungan untuk Pilpres 2024. Selain tidak mau terburu-buru, dia juga menanti waktu yang tepat. Hal itu sesuai pesan ayahnya agar ojo kesusu (jangan buru-buru). Fokusnya kini adalah mengunjungi 38 DPW PSI seluruh Indonesia untuk mengenal semua.

“Kami sekarang partai kecil, 1,89 persen suara. Saya rasa efeknya juga tidak terlalu besar. Kita tunggu waktu yang tepat,” kelitnya.

Meski mengakui partai kecil, dia mengklaim PSI memberi impuls besar kepada partai lain. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya tokoh partai lain minta untuk disowani, dan PSI sangat terbuka untuk itu. Termasuk menjadwalkan sowan ke PDIP dan Gerindra, yang saat ini masih sedang diatur jadwal pertemuannya.

Terkait ajakan Puan Maharani dari PDIP yang mengajak dia bergabung, Kaesang menilai tidak ada masalah. Yang penting harus sama-sama menguntungkan kedua pihak.

Mengikis korupsi, dia menyebut PSI mendukung dan mengajukan RUU Perampasan Aset Koruptor. Jika hal itu belum bisa direalisasikan di DPR, minimal akan diterapkan secara internal di PSI. “Kami akan membuat pakta integritas untuk para kader PSI,” jaminnya. gay

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.