POSMERDEKA.COM, BULELENG – Ketua DPD PAN Buleleng, Suwandi Dwi Warsono, tutup usia, Senin (10/7/2023). Pria kelahiran 6 Juli 1973 itu mengembuskan napas terakhir saat dalam perawatan di RSUP Prof. Ngoerah Sanglah karena menderita sakit paru-paru. Suwandi meninggalkan seorang istri dan tiga anak.
Sejumlah kerabat dan tetangga nampak berada di rumah duka Suwandi di Desa Tukadmungga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng pada Senin sore. Mereka tengah menunggu kedatangan jenazah di rumah duka dari RSUP Prof. Ngoerah Sanglah. Sebagian tengah mempersiapkan prosesi penguburan yang rencananya dilakukan pada Selasa (11/7/2023) ini.
Tetangga Suwandi, Ketut Sukaba (51), menuturkan, Suwandi dirawat di RSUP prof. Ngoerah sekitar seminggu lebih. Awalnya mengeluh sakit pinggang, sebelumnya juga sempat dipijat, tetapi sakitnya tidak kunjung sembuh. “Lama-lama suaranya serak dan dibawa ke rumah sakit. Terakhir di-rontgen ada benjolan di paru-paru, entah tumor atau dahak yang mengendap,” kisahnya.
Semasa hidup, Suwandi dikenal baik dan sering bergaul dengan tetangga. Suwandi yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PDM Muhammadiyah Buleleng, juga merupakan Kepala Lingkungan di perumahan tempat tinggalnya. “Dengan masyarakat baik, diterima semua warga,” kenangnya.
Sekretaris Bidang Media dan Komunikasi DPD PAN Buleleng, Imaduddin Syamil, membenarkan bahwa Suwandi menderita sakit paru-paru sejak dua bulan lalu, tapi baru-baru ini dirawat di RS. Bahkan, pas kunjungan Menteri Perdagangan, Suwandi tetap ikut bergabung walaupun kondisinya sakit.
“Beliau sudah dalam kondisi sakit, tapi masih berkegiatan. Beliau dirawat di Denpasar, kami belum dapat ketemu lagi. Sosok almarhum banyak memberi motivasi, memberi jalan, memang orangnya baik,” ungkapnya.
Sebagai tokoh sentral PAN Buleleng, Suwandi tercatat sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) Daerah Pemilihan (Dapil) Buleleng. Soal pengisi jabatan Ketua DPD PAN setelah ditinggal Suwandi, Syamil menjawab belum dibahas. “Kami saat ini fokus dengan pengurusan jenazah dulu, sekaligus nanti koordinasi dengan DPW. Belum ada pembahasan ke sana, kami masih berduka,” pungkasnya. edy























