POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menghadirkan Kelas Perempuan Maju Digital di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Senin (28/8/2023) pagi. Kelas digital menggandeng Tokopedia ini bertujuan mendukung para pegiat usaha di Indonesia, khususnya pegiat usaha lokal di berbagai daerah, termasuk perempuan, agar memiliki kesempatan setara dalam mengembangkan usaha. Juga meningkatkan daya saing bisnis melalui teknologi.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan, pada era globalisasi saat ini, mau tidak mau produk kita harus mulai dengan digitalisasi. Dia menyebut data tingkat partisipasi angkatan kerja memang ada ketimpangan gender sangat tinggi. Data Kementerian Koperasi dan UMKM menyebutkan, dari 65 juta UMKM di Indonesia, 64 jutanya adalah usaha mikro. “Setengah lebih dimiliki dan dikelola perempuan,” tuturnya.
Dengan terciptanya ekosistem yang mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan, paparnya, dia yakin Indonesia akan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, menjelaskan, secara umum kesetaraan dan keadilan gender di Gianyar tercapai di beberapa bidang pembangunan. Seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, hukum, sosial budaya dan lain-lain. Hanya, sampai saat ini masih terjadi beberapa kesenjangan gender, seperti bidang politik, ketenagakerjaan dan ekonomi. “Saya berharap kegiatan ini mampu memajukan perekonomian perempuan atau meningkatkan kewirausahaan perempuan, sesuai dengan salah satu indikator Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak,” pintanya.
Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni, menambahkan, pelatihan UMKM di Tokopedia tidak hanya fokus kepada kemandirian ekonomi, tapi juga tentang pemahaman mengenai gender. “Ibu-ibu sekalian, jika kita para perempuan maju, sebetulnya bukan hanya kita sendiri yang maju, tapi juga keluarga kita dan anak-anak kita,” ulasnya.
“Tidak hanya kemandirian ekonomi, juga penting teman-teman UMKM memiliki perizinan. Ada rekan-rekan kami yang memfasilitasi untuk menerbitkan Nomor Izin Berusaha atau NIB,” lanjutnya.
Melihat dari data, ungkapnya, Provinsi Bali memiliki kenaikan jumlah UMKM perempuan sangat baik. Rerata kenaikan jumlah UMKM sekitar 23 persen, bahkan Kabupaten Gianyar sampai 30 persen. Bahkan kenaikan jumlah UMKM di Gianyar mencapai 38 persen di Kecamatan Blahbatuh, Sukawati, Payangan, Gianyar dan Ubud.
Peserta kegiatan diberi pelatihan wirausaha dan pemasaran UMKM, pendampingan konsultasi bisnis dan perizinan, serta meningkatkan literasi digital. Hadir narasumber Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender di Bidang Ekonomi KPPPA, Dra Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati; Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Nabilla Prita; serta pemilik Usaha Kids Spoon, Anak Agung Sri Anjani. adi























