Kembali, Pemkab Gianyar Bagikan Bantuan Sembako

BUPATI Gianyar, Made Mahayastra, saat membagikan bantuan sembako. foto: adi

GIANYAR – Bentuk perhatian kepada masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saat masa pandemi Covid-19, Pemkab Gianyar kembali menyalurkan bantuan sembako kepada 70 desa yang tersebar di tujuh kecamatan yang ada, Jumat (17/9/2021).

Dalam pembagian sembako kali ini, sumber dana yang dipakai bukan dari APBD, melainkan dari penyisihan gaji Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Gianyar. Mengusung tema “Korpri Peduli, Korpri Berbagi Menuju Gianyar Aman” sedikitnya 7.509 paket sembako berisi beras, mi instan dan minyak goreng, ditambah 1.000 paket sembako sumbangan dari Krisna Oleh-oleh, disalurkan.

Read More

Ketua Korpri Kabupaten Gianyar yang juga Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, yang juga Sekda Gianyar mengatakan, pembagian sembako merupakan kebijakan pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Pembagian sembako sebagai bentuk kebijakan membantu masyarakat Gianyar yang terdampak Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di samping itu mendukung program strategis Bupati dalam membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, yang melepas armada pengangkut sembako mengatakan, dia memiliki kontrol rem dan gas dalam mengatur kapan bantuan akan disalurkan, juga metode penanganan bencana. “Jadi, saya memegang ritme kapan sembako disalurkan. Karena jika bantuan disalurkan semua pada tahun pertama, masyarakat akan kesulitan mendapat bantuan tahun berikutnya,” jelasnya.

Mahayastra juga mengapresiasi langkah Korpri bisa mengumpulkan iuran hingga Rp1 miliar lebih, sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. Dia juga mengaku bersyukur menjelang tiga tahun kepemimpinannya, situasi di Gianyar sangat kondusif walau masih ada kritikan.

“Walau masih banyak kritikan tanpa solusi, saya merasa senang karena masih ada yang mengawal dalam membangun Gianyar. Serta saya menjadikan kritikan tersebut sebagai motivasi dan pengingat diri,” ucapnya.

Kepada kepala OPD, para camat dan perbekel/lurah, Mahayastra berpesan mengawal kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan ini. Dengan begitu tidak ada yang tercecer, dan seluruh sembako dapat dinikmati dengan baik oleh masyarakat penerima. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.