Kembali 1 Pasien Covid-19 Denpasar Meninggal, Sembuh Bertambah 19, Kasus Positif Melonjak 35 Orang

  • Whatsapp
JURU Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Setelah sempat nihil, kabar duka kembali menyelimuti penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Pada Minggu (4/10/2020) dilaporkan adanya 1 orang pasien meninggal dunia. Sementara, pasien sembuh bertambah 19 orang, dan kasus terkonfirmasi positif melonjak 35 orang yang tersebar di 19 wilayah desa/kelurahan.

“Kabar duka, 1 orang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia, kasus positif tercatat bertambah sebanyak 35 orang dan kasus sembuh bertambah 19 orang, kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terjadi penularan kembali,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Minggu (4/10/2020).

Bacaan Lainnya

Dewa Rai merinci bahwa 19 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Kelurahan Pedungan dan Desa Ubung Kaja masing-masing 4 orang. Disusul Kelurahan Tonja dan Kelurahan Sumerta masing-masing 3 orang.

Kemudian Desa Padangsambian Kelod, Desa Dangin Puri Kelod, Desa Sumerta Kelod, Desa Sumerta Kaja, Kelurahan Penguyangan dan Desa Dauh Puri Kaja masing-masing 2 orang. Sementara itu 9 desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing 1 orang. Sedangkan, sebanyak 24 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar berjumlah 2.565 orang, dengan rincian sebanyak 2.282 orang (88,97 persen) sudah sembuh, meninggal dunia sebanyak 52 orang (2,03 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 231 orang (9,00 persen).

Baca juga :  Ratusan Cacing Tanah Bermunculan di Tua, Ini Sangat Misterius

Terkait pasien yang meninggal dunia, Dewa Rai menjelaskan bahwa pasien diketahui berdomisili di Kelurahan Pemecutan berjenis kelamin perempuan berusia 56 tahun. Pasien mulai menjalani perawatan pada 30 September 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 3 Oktober 2020.

Dikatakan Dewa Rai, angka kasus positif covid-19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini angka kasus kesembuhan dan kasus positif mengalami fluktuatif, karena itu pihaknya berharap kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak tetap ditingkatkan.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran,” harapnya.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas,” tegas Dewa Rai. yes

Berikut tambahan harian kasus positif covid-19 di Kota Denpasar
Kelurahan Padungan: seorang laki-laki usia 29 tahun dan tiga orang perempuan usia 29, 26 dan 27 tahun. Desa Padangsambian Kelod: seorang laki-laki usia 1 tahun dan seorang perempusn usia 70 tahun. Kelurahan Pemecutan: seorang perempuan usia 40 tahun. Desa Peguyangan Kangin: seorang perempuan usia 56 tahun. Kelurahan Tonja: seorang laki-laki usia 26 tahun dan dua orang perempuan usia 22 dan 60 tahun.

Baca juga :  Putus Mata Rantai Covid-19, PKK RT 5 Dusun Wanasari Ikut Penyemprotan Disinfektan

Kelurahan Padangsambian: seorang perempuan usia 42 tahun. Desa Pemecutan Kaja: seorang laki-laki usia 28 tahun. Desa Dangin Puri Kelod: seorang laki-laki usia 43 tahun dan seorang perempuan usia 36 tahun. Desa Sumerta Kelod: dua orang perempuan usia 26 dan 11 tahun. Desa Sumerta Kaja: seorang laki-laki usia 32 tahun dan seorang perempuan usia 28 tahun. Desa Sumerta Kauh: seorang laki-laki usia 50 tahun. Kelurahan Sumerta: tiga orang perempuan usia 26, 26 dan 28 tahun.

Kelurahan Peguyangan: seorang laki-laki usia 30 tahun dan seorang perempuan usia 46 tahun. Desa Ubung Kaja: dua orang laki-laki usia 25 dan 60 tahun serta dua orang perempuan usia 26 dan 35 tahun. Desa Dangin Puri Kangin: seorang perempuan usia 68 tahun. Desa Dauh Puri Kaja: dua orang laki-laki usia 54 dan 27 tahunKelurahan Renon: seorang laki-laki usia 46 tahun. Kelurahan Dangin Puri: seorang perempuan usia 21 tahun. Kelurahan Ubung: seorang laki-laki usia 18 tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.