POSMERDEKA.COM, BULELENG – Kemarau panjang yang melanda hampir seluruh wilayah di Buleleng ternyata menjadi berkah bagi petani garam di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Para petani disana mengaku jika selama musim kemarau terjadi peningkatan jumlah produksi.
Hal tersebut tentu saja membuat pendapatan mereka juga meningkat. Tiap-tiap petani di Desa Les mampu memproduksi garam tiga kali dalam seminggu, dengan jumlah mencapai 35 hingga 40 kilogram per sekali produksi.
Sementara saat cuaca normal, produksi hanya bisa dilakukan dua kali dalam seminggu. “Penjemuran hanya cukup dilakukan dua hari. Kalau cuaca normal bisanya butuh waktu sampai tiga hari,” kata Ketua Sentra Garam Desa Les, Ketut Agus Winaya, Kamis (12/10/2023).
Meski menjadi berkah, namun meningkatnya jumlah produksi ini tidak berpengaruh terhadap harga garam. Di pasar tradisional, garam dijual seharga Rp12 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram bergantung kualitas. “Harga masih tetap sama. Cuman kita produksi jadi lebih banyak,” katanya.
Saat ini, di Desa Les ada 30 orang petani garam tradisional. Produksi biasanya dilakukan pada Mei hingga akhir Oktober, saat cuaca terik. Sementara bila sudah memasuki musim hujan, petani menghentikan produksi. Mereka pun beralih pekerjaan menjadi petani atau nelayan. “Kalau sudah musim hujan, mereka beralih jadi petani atau nelayan,” imbuh Winaya.
Saat ini, garam tradisional buatan petani Desa Les juga mulai dijual ke luar daerah, seperti Bogor, Jawa Barat dan Salatiga, Jawa Tengah. Pengiriman dilakukan setiap bulan dengan jumlah sekitar 10 hingga 30 kilogram.
Selain itu, petani di desa tersebut juga mulai melakukan inovasi agar garam mampu terjual ke restoran-restoran, atau menjadi buah tangan untuk para wisawatan.
Petani membuat garam dengan berbagai cita rasa seperti garlic, chili, lemon grass, moringa, dan lime. Garam dengan berbagai cita rasa itu dibanderol dengan harga Rp 40 ribu isian 500 gram. “Kita coba keluar daerah. Masih tahap awal. Nanti kita kembangkan lagi,” tutup Ketut Agus Winaya. edy
























