Keluar-Masuk Buleleng Wajib Tunjukkan Bukti Vaksinasi, Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik

  • Whatsapp
PEMERIKSAAN kendaraan di pos sekat Pancasari, Buleleng selama PPKM Darurat Covid-19 khusus Jawa-Bali. foto: rik

BULELENG – Ratusan kendaraan yang akan masuk maupun keluar dari wilayah Buleleng, dilakukan pemeriksaan secara ketat pada pelaksanaan pos sekat yang digelar Polres Buleleng di pos sekat Desa Pancasari, Kamis (8/7/2021). Dari ratusan kendaraan yang diperiksa, puluhan kendaraan dipaksa putar balik.

Pelaksanaan kegiatan pos sekat dipimpin Kapolres Buleleng, AKBP Made Sinar Subawa, bersama 67 personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng dan BPBD Buleleng, Dishub Buleleng, serta Pecalang Desa Pancasari. Kegiatan tersebut mendapatkan pengawasan langsung dari Tim Supervisi yakni dari Kabag Dal Ops Ro Ops Polda Bali, AKBP Nyoman Gede Arnawa, yang didampingi Kassubag Pulah Jianta Ro Ops Polda Bali, Kompol Nengah Subangsawan.

Bacaan Lainnya

Seizin Kapolres Buleleng, Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol AA Wiranata Kusuma, mengatakan, dari kegiatan tersebut sebanyak 250 kendaraan terdiri dari 150 kendaraan roda dua dan 100 kendaraan roda empat dilakukan pemeriksaan di pos sekat Desa Pancasari.

Ada 31 kendaraan memilih putar balik. Rinciannya, putar balik Denpasar untuk kendaraan roda dua sebanyak delapan unit dan kendaraan roda empat sebanyak 10 unit. Kendaraan putar balik ke Singaraja untuk kendaraan roda dua ada 10 unit dan kendaraan roda empat ada sebanyak tiga unit.

Baca juga :  Update Kasus Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh 50, Positif Melonjak 72 Orang

Mereka yang putar balik ini, adalah masyarakat yang dianggap tidak terlalu penting untuk berpergian. Tidak membawa surat bukti vaksinasi, surat kerja dari kantor, maupun surat jalan dikeluarkan dari kelurahan atau kecamatan orang yang bersangkutan.

‘’Ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan. Penyekatan dilakukan, untuk bisa mengurangi mobilitas masyarakat di Buleleng, khususnya. Diharapkan masyarakat mematuhi penerapan PPKM Darurat Covid-19, untuk tidak melakukan mobilitas yang memang tidak diperlukan dan tetap mematuhi prokes Covid-19,’’ ujar Kompol Wiranata Kusuma.

Khusus di Buleleng ada tujuh pos sekat didirikan, yakni pos sekat Labuan Lalang, di Pelabuhan Celukan Bawang, di Busungbiu berbatasan dengan Kecamatan Pupuan, Pos Sekat Desa Pancasari berbatasan dengan Kecamatan Baturiti, Pos Sekat di PPI Sangsit, Pos Sekat Desa Tajun berbatasan dengan Kintamani dan pos sekat Tejakula berbatasan dengan Karangsem.

Sementara itu, Kabag Dal Ops Ro Ops Polda Bali, AKBP Nyoman Gede Arnawa, menegaskan, bahwa pengawasan terus dilakukan oleh Polda Bali terhadap jajaran Polres di seluruh Bali. Untuk pengawasan dan pengecekan di Buleleng, kata Arnawa, pengamanan pos sekat sudah berjalan dengan baik. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.