Kapolres dan Dandim Tabanan Tinjau Gerai Vaksin TNI-Polri

  • Whatsapp
KAPOLRES Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, bersama Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf. Ferry Adianto, saat meninjau pelaksanaan Gerai Vaksin TNI-Polri, di Aula Wisnu Hartono Polres Tabanan, Jumat (17/9/2021). foto: ist

TABANAN – Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, bersama Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf. Ferry Adianto, meninjau pelaksanaan Gerai Vaksin TNI-Polri, di Aula Wisnu Hartono Polres Tabanan, Jumat (17/9/2021). Gerai vaksi tersebut gencar dilaksanakan untuk percepatan vaksinasi massal nasional menuju Indonesia sehat.

Vaksinasi kali ini menggunakan vaksin sinovac. Kegiatan dikoordinir Kabag Ops. Polres Tabanan, Kompol I Nengah Sudiarta. Selaku pelaksana vaksinator adalah Urkes Polres Tabanan, dipimpin Paur Kes. Ipda I Gede Made Putra Mastika, dengan menurunkan petugas 15 orang. Masing-masing selaku vaksinator tujuh orang dari Poliklinik Polres Tabanan, dibantu tim operator sebanyak delapan orang.

Bacaan Lainnya

Di sela-sela kegiatan tersebut, Ranefli mengatakan bahwa kegiatan Gerai Vaksin TNI-Polri ini akan terus berlanjut sampai benar-benar semua masyarakat tervaksinasi. “Hal itu dimaksudkan agar terbentuk kondisi herd immunity atau kekebalan kelompok, karena semakin banyak orang yang kebal terhadap suatu penyakit, semakin sulit bagi penyakit tersebut untuk menyebar,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Ferry Adianto. Menurutnya, salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan kekebalan terhadap banyak orang sekaligus adalah dengan vaksinasi. “Namun demikian, bukan berarti kendur menjalankan prokes. Disiplin protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan dengan benar dalam setiap aktivitas,” tegasnya.

Baca juga :  Anggota DPR RI Peringatkan ITDC Soal Sengketa Lahan Sirkuit Mandalika

Sementara dari hasil pendataan, masyarakat yang teregistrasi dalam gerai vaksin pada hari itu sebanyak 208 orang. Yang terlayani vaksin sebanyak 197 orang, dan yang ditunda 11 orang. Data tervaksin untuk tahap I sebanyak 164, dan yang tervaksin tahap II sebanyak 33 orang. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.