PTM di Tabanan Tunggu Surat Edaran Gubernur Bali

  • Whatsapp
KADISDIK Tabanan, I Nyoman Putra. foto: ist

TABANAN – Beberapa kabupaten di Bali seperti Jembrana dan Gianyar telah memastikan akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai 20 September 2021, namun tidak demikian dengan Tabanan.

Kendati sejumlah kalangan telah mendorong agar Tabanan bisa segera melaksanakan PTM, namun dari Dinas Pendidikan Tabanan belum bisa memastikan, dan masih menunggu surat edaran dari Gubernur Bali.

Bacaan Lainnya

Kadisdik Tabanan, I Nyoman Putra, mengatakan, untuk melaksanakan PTM pihaknya masih menunggu surat dari Gubernur Bali. “Kami masih menunggu ketentuan pelaksanaan PTM dari gubernur, yang nantinya akan diturunkan ke Bupati. Kami akan melakukan penyesuaian dengan instruksi dari atas,” ungkapnya, Jumat (17/9/2021).

Meskipun Inmendagri yang terbit awal pekan lalu telah memberi peluang untuk menyelenggarakan PTM secara terbatas, lanjut Putra, namun untuk di Tabanan masih akan menunggu edaran lebih lanjut dari Gubernur Bali. “Ada yang harus kami tinjau ulang untuk melaksanakan PTM di Tabanan. Pada dasarnya kita siap untuk itu, namun ada beberapa hal yang harus disiapkan segala sesuatunya,” ujarnya.

Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Wayan Madra Suartama, mengatakan bahwa selama pembelajaran daring banyak orang tua siswa yang mengadu dan menginginkan PTM segera dilaksanakan. “Pada awal Juli lalu sudah dilaksanakan uji coba, tapi pada pertengahan Juli itu juga ada kebijakan PPKM, sehingga PTM ditiadakan lagi,” ujar Madra, seraya menyebut pihaknya segera mengirimkan rekomendasi sesuai hasil survei pada akhir Mei, sebelum kebijakan PPKM darurat.

Baca juga :  Denpasar Perpanjang Masa Belajar Siswa di Rumah, Ini Penjelasan Kadisdikpora

Di pihak lain, anggota Komisi IV DPRD Tabanan, I Made Asta Dharma, pun mendorong dinas pendidikan untuk segera melaksanakan PTM bagi siswa di Kabupaten Tabanan. Politisi Golkar tersebut mengaku telah melakukan kunjungan ke kabupaten/kota lain, guna memantau kesiapan pelaksanaan PTM.

“Secara umum hampir semua kabupaten sudah siap melakukan PTM. Tinggal menunggu SE Gubernur Bali saja. Untuk itu kami mendorong segara PTM dilaksanaan,” ucapnya, seraya menyatakan maklum ketidaktergesaan Tabanan untuk melaksanakan PTM karena sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah.

Hal serupa dikatakan Ida Ayu Ketut Candrawati dari Fraksi Nasdem DPRD Tabanan. “PTM ini sebenarnya sudah diinginkan siswa, orang tua, dan juga wali murid. Mereka selama ini merasa jenuh belajar di rumah, dan ada keinginan bisa bertemu dengan teman-teman dan gurunya di sekolah,” ungkapnya.

Candrawati yang juga anggota Komisi IV DPRD Tabanan, yang juga membidangi pendidikan, mengaku jika pihaknya sering mengadakan rapat kerja dengan OPD terkait, guna membahas dan menyiapkan rencana PTM segera dilaksanakan.

“Sebagai wakil rakyat, kami mendorong PTM segera dibuka, namun dengan syarat memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, dan memastikan anak didik dan guru-guru sudah divaksin,” tandasnya. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.